ISI Chat Whatsapp Gubernur Anies terkait Acara Habib Rizieq dan kepada Wali Kota, FPI Buka Suara
isi pesan WhatsApp dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait acara Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
ISI Chat Whatsapp Gubernur Anies terkait Acara Habib Rizieq dan kepada Wali Kota, FPI Buka Suara
TRIBUN-MEDAN.com -Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membeberkan isi pesan WhatsApp dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait acara Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Baca juga: PENYEBAB Anak Muda di China Banyak Kena Diabetes, Waspada Pola Makan tidak Sehat
Dengan tegas Riza Patria menyatakan bahwa Pemprov DKI tidak memberikan fasilitas untuk keberlangsungan acara Habib Rizieq itu.
Seperti yang diketahui acara yang digelar pihak Habib Rizieq menjadi sorotan lantaran menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.
Pemprov DKI selaku pemegang kekuasaan dianggap membiarkan dan tidak mampu menegakkan aturan protokol kesehatan untuk acara Habib Rizieq tersebut.
Baca juga: 4 Orang Tewas di Kecelakaan Beruntun yang Melibatkan 12 Kendaraan di Jalan Asahan Simalungun
Baca juga: Putri Delina Menangis Malam Hari, Khawatir Ayahnya Sule Berubah setelah Menikahi Nathalie Holscher
Buntutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya terkait kasus tersebut.
Dilansir T r ibunWow.com, untuk membuktikan bahwa Pemprov DKI tidak tinggal diam dan tetap melakukan langkah antisipatif, Riza Patria menunjukkan sebuah percakapan WhatsApp (WA) Grup.
Hal itu ditampilkannya dalam acara Mata Najwa di Trans7, Rabu (18/11/2020).
Dalam WA Grup tersebut, Anies Baswedan memberikan instruksi khusus kepada para wali kota dan jajarannya.
Termasuk melakukan tindakan tegas jika ada pelanggaran yang terjadi.
Dalam bukti pesan WA Grup yang sudah dicetak oleh Riza Patria itu terlihat Anies Baswedan menegaskan tidak mengizinkan adanya penggunaan fasilitas milik Pemprov DKI.
Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya anggapan-anggapan lain dari masyarakat.
Baca juga: Putri Delina Menangis Malam Hari, Khawatir Ayahnya Sule Berubah setelah Menikahi Nathalie Holscher
Baca juga: Polisi Masih Mencari Penyebab Kecelakaan Beruntun di Jalan Asahan Simalungun
"Kepada Walikota:
1. Koordinasikan dan kerahkan petugas dengan jumlah yang banyak untuk membawa poster, spanduk, dll. Isinya peringatakan protokol kesehatan.
2. Tidak ada penyediaan fasilitas dan peralatan dari Pemprov yang justru mendukung pengumpulan massa dan kerumunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anies-angkat-bicara-soal-petisi-pencopotannya.jpg)