Potret SpaceX Meluncurkan Astronot NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)

Resilience meluncur ke ISS pada Minggu malam pukul 19.49 waktu setempat berlokasi di Launch Pad 39A di Kennedy Space Center NASA di Florida.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
AFP PHOTO / HANDOUT / NASA
Stasiun luar angkasa internasional yang mengorbit Bumi, ISS. Rekaman video NASA TV ini menunjukkan misi SpaceX Crew-1 NASA di atas SpaceX Crew Dragon saat mendekati Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 16 November 2020. 

TRIBUN-MEDAN.COM - SpaceX akhrinya meluncurkan astronot NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah sebelumnya sempat mengalami dua kali penundaan.

Lebih dari tiga bulan setelah Crew Dragon kembali dari luar angkasa, pesawat SpaceX lainnya yang dijuluki Resilience oleh para astronot di dalamnya diluncurkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Melansir Travel and Leisure, Selasa (17/11/2020), Resilience meluncur ke ISS pada Minggu malam pukul 19.49 waktu setempat berlokasi di Launch Pad 39A di Kennedy Space Center NASA di Florida.

Peluncuran tersebut sempat mengalami penundaan sebanyak dua kali.

Pertama untuk meninjau masalah mesin yang ada di roket Falcon 9, dan yang kedua disebabkan karena cuaca, menurut NPR dan CNBC.

Astronot NASA Shannon Walker, Victor Glover, dan Mike Hopkins, serta astronot JAXA Soichi Noguchi, semuanya ada di pesawat tersebut.

tribunnews
Foto yang diambil dari video SpaceX ini menunjukkan anggota SpaceX Crew-1 NASA menunggu pemisahan Tahap ke-2, (dari kiri) Shannon Walker, Victor Glover, Michael Hopkins dan Soichi Noguchi, pada 15 November 2020 setelah diluncurkan dari NASA's Kennedy Space Center di Florida. (Maro SIRANOSIAN / SPACEX / AFP)

Menurut ABC News, mereka siap untuk tetap berada di ISS selama enam bulan setelah peluncuran dan membantu pemeliharaan dan penelitian.

Peluncuran tersebut menandai misi berawak kedua untuk perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, dan penerbangan operasional pertama sebagai bagian dari misi awak komersial NASA.

Menurut Associated Press, para kru menamai kapsul Dragon mereka Resilience karena tantangan yang ditimbulkan selama tahun 2020.

“Ini merupakan tahun yang sulit bagi semua orang karena banyak alasan berbeda.

Kami merasa jika nama pesawat kami bisa memberikan sedikit harapan, sedikit inspirasi, membuat senyum di wajah orang-orang, maka itu pasti yang ingin kami lakukan,” kata Hopkins, yang akan menjabat sebagai komandan misi.

Para astronot akan tetap berada di orbit hingga musim semi, pada saat itu para astronot ini akan tiba di kapsul Dragon SpaceX lainnya.

Mereka dilaporkan akan menerima makanan reguler dan pengiriman pasokan melalui kapsul lain dalam versi kargo.

Perjalanan Pertama SpaceX

Perjalanan bersejarah pertama SpaceX lepas landas dengan pesawat Crew Dragon dari Kennedy Space Center pada 30 Mei lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved