Viral Medsos

Kisah Sejoli Nenek Buta dan Kakek Tinggal di Gubuk Reyot Pedalaman Hutan, Minumnya Air dari Sungai

Kisah kehidupan seorang nenek buta hidup di pedalaman hutan menjadi viral di media sosia (medsos).

Facebook / Wan Uras Yida
Seorang nenek berusia 80 tahun dalam kondisi buta tinggal di gubukpedalaman hutanditemani suami, mereka hanya minumair sungai yang dimasak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sang nenek buta ditemani suami di gubuk di pedalaman hutan, dan hidup dengan hanya memasak air dari sungai.

Kisah kehidupan seorang nenek buta hidup di pedalaman hutan menjadi viral di media sosia (medsos).

Kisah nenek buta dan kakek di pedalaman hutan tersebut, tak ayal memancing rasa haru pengguna medsos.

Serta menjadi pandangan bagi pemerintah agar lebih bisa memperhatikan keadaan warga.

Pengguna Twitter @joxxanna menerangkan, bahwa ia melihat story WhatsApp 'Umeng Ismail' seperti tertera pada postingan.

Dikutip Tribunmedan.com dari Serambinews.com, status WhatsApp tersebut ia screenshoot dan membagikannya pada Twitter.

Terbaca WhatsApp story, tiba-tiba mata menjadi sedih.

"Sudah minta bantuan pemerintah, tapi pekerja pemerintah meminta agar diberikan foto, mereka ini tidak ada ponsel.

"Jika ada yang bertanya, kalau kalian ingin mengulurkan bantuan, bisa menghubungi ponsel atau kontak facebook ini.

"Bagi yang bertanya dimana lokasinya, yaitu di Batang Ai, Sarawak.

"Hidup ditinggal diseberang sungai dan jauh, hidup begitu sulit.

"Siapa yang mau menyumbangkan bantuan, boleh ke nomor ini, karena pemilik kedai makan ini setiap bulan turun untuk mengantarkan sedekat ke mereka," tulisnya pada Twitter.

Rezeki manusia di atas muka bumi sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Sebagian memiliki hidup berlebihan harta, tinggal di rumah bak istana dan penuh dengan kemergelapan dunia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved