Longsor di Tapsel Sempat Hambat Akses Lalu Lintas, Brimob Bergerak Cepat Lakukan Pembersihan

Satu regu dari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut dikerahkan untuk mengatasi longsor di Tapsel

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN / HO
Personel Brimob dan Polres Taput mengevakuasi material longsor yang menutupi jalan di Dusun Purba Sinomba Tua, Desa Marsada, Kecamatan Pahae, Km 1,5 Sipirok-Tapanuli Utara, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memicu terjadinya longsor di Kilometer 15, Dusun Purba Sinomba Tua, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok.

Akibat peristiwa ini, akses lalu lintas di lokasi sempat terhambat.

Material lumpur tanah liat yang tergerus air menutupi badan jalan.

Baca juga: Seluruh Wilayah Karo Rawan Bencana, Mulai Dari Pohon Tumbang, Longsor, Hingga Gunung Meletus

"Saat ini alat berat dari Pemkab sudah tiba di lokasi. Jadi cukup memudahkan kami dalam melakukan upaya evakuasi material longsor," kata Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Buala Zega, Kamis (12/11/2020).

Dia mengatakan, sesuai perintah Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin, Sat Brimob selalu bersiaga bilmana ada terjadi bencana, seperti longsor di Dusun Purba Sinomba Tua ini.

Pada kegiatan antisipasi bencana kali ini, Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut menurunkan satu regu ke lokasi.

Tim yang dipimpin langsung Ps Danton 5 Kompi 2 YON C Aiptu Hengki Ari Sugeng ini berbagi tugas melakukan pembersihan di lokasi.

Baca juga: Diterpa Angin Kencang, Tebing di Kawasan Penatapan Longsor dan Timpa Kendaraan Sedang Parkir

"Berdasarkan pendataan kami di lapangan, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Insiden longsor ini hanya menutup badan jalan yang menjadi akses masyarakat," kata Buala.

Di lokasi longsor, tim Sat Brimob turut dibantu masyarakat dan anggota polsek setempat.

Anggota Brimob saling bergantian mengeruk sisa material lumpur yang berserak di tengah jalan.

Karena material lumpur yang menutup jalan cukup tinggi, kendaraan yang ingin melintas di lokasi terpaksa dihentikan.

Baca juga: Hari Ini BMKG Prediksi Terjadinya Cuaca Buruk, Potensial Akibatkan Banjir dan Tanah Longsor

Antrean panjang kendaraan sempat terjadi di lokasi.

Berkaitan dengan antisipasi bencana ini, Buala Zega mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berkoordinasi dengan pihak terkait, agar penanganan bencana bisa diatasi semaksimal mungkin.

"Sekarang proses pembersihan masih dilakukan.

Kami imbau bagi masyarakat dan pengguna jalan yang ingin melintas di lokasi harap lebih berhati-hati," kata Buala.

Dia mengatakan, karena material lumpur belum sepenuhnya bersih, jalanan pun cukup licin.(wen)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved