Keluarga Trump Mulai Terpecah, Ivana, Melania, dan Menantu Minta Trump Terima Kemenangan Biden
Ivana memberikan reaksinya terhadap sikap Trump yang enggan menerima hasil pemilihan dan menyerah.
Di dalam wawancaranya bersama Fox News yang dikutip CNN misalnya, Trump Jr mengatakan, "Saya memeriksa data CDC karena saya terus mendengar adanya infeksi baru," dia lalu melanjutkan, "Tetapi saya seperti, 'Loh, kenapa mereka tidak berbicara soal angka kematian?' Oh, ternyata karena jumlahnya hampir tidak ada."
Ucapannya jelas suatu pernyataan atau informasi yang salah. Kenyataannya, lebih dari 240.000 orang di AS meninggal karena virus corona.
Seperti Trump Jr, Eric Trump juga membuat klaim palsu yang menyesatkan tentang beberapa topik. Satu di antaranya, Eric pernah menegaskan bahwa salah satu pencapaian sang ayah adalah menyelamatkan 'Kekristenan'.
Dia juga men-twit video yang secara keliru mengklaim bahwa Biden menggunakan teleprompter, alat bantu baca teks, selama wawancara dan mengklaim secara salah bahwa Barack Obama tidak pernah mengunjungi Chicago selama menjabat sebagai presiden.
Selain klaim-klaim tak berdasar itu, Eric Trump juga mengklaim bahwa banyak surat suara di New York telah dikirim ke pemilih yang diisi sebelumnya untuk memilih Biden.
(*)
Tautan Artikel Kompas.com:Mantan Istri Trump, Ivana Minta Presiden AS Itu Terima Kekalahannya di Pilpres Melania Trump Bujuk Suaminya untuk Terima Kemenangan Joe Biden dan Menantu Trump Dekati Mertuanya agar Mengakui Kemenangan Joe Biden
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/presiden-amerika-serikat-as-donald-trump-dan-istrinya-melania-trump-1.jpg)