Persiapan PON Papua di Masa Covid-19, Pramoedya Akui Harus Pandai-pandai Jaga Imunitas

Atlet lontar martil asal Kota Medan Pramoedya Sufallah mulai kembali serius mempersiapkan diri menuju PON Papua 2021 mendatang.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
HO/tri bun medan
Atlet Pelatda PON Sumut cabor atletik nomor lontar martil Pramoedya Sufallah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet lontar martil asal Kota Medan Pramoedya Sufallah mulai kembali serius mempersiapkan diri menuju PON Papua 2021 mendatang.

Ini demi targetnya mendulang medali pertama bagi Sumut saat berlaga di ajang multi event olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

"Kalau latihan tetap dan sudah mulai kembali intens. Jadwal latihan rutin juga sudah ada," ujarnya, Senin (9/11/2020) sore.

Atlet cabang atletik yang akrab disapa Pram ini mengatakan sebelum covid melanda, ia bersama rekan-rekannya yang lain memang rutin menjalani latihan di Stadion UNIMED.

Porsi latihan yang dijalani juga sudah sempat 10 sesi per minggunya yakni pagi dan sore.

Namun akibat pandemi virus corona PON Papua yang semula bakal digelar Oktober 2020 akhirnya ditunda setahun. Pascaitu intensitas latihannya jadi berkurang hingga mengulang kembali.

Namun saat ini Pram sudah mulai kembali meningkatkan intensitas latihannya.

"Kalau persen Pram masih belum berani bilang. Karena tahap nya kembali lagi ke tahap persiapan umum," terangnya.

Lebih lanjut, Pram mengakui torehan prestasi medali perak yang diraihnya pada kejuaraan nasional (kejurnas) atletik yang juga babak kualifikasi Pra-PON tahun 2019 lalu membuatnya semakin termotivasi untuk bisa juara di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 mendatang.

Ia berharap waktu kurang lebih setahun yang relatif cukup panjang akan dimanfaatkannya sebaik mungkin.

Di bawah arahan pelatihnya, ia akan berusaha menggembleng dirinya sendiri agar tampil maksimal di PON ke 20 nanti.

"Latihan saat ini karena masih ada covid jadi kurang maksimal. Sebab tidak boleh terlalu pres dalam latihan. Harus juga jaga imunitas. Tapi fisik harus diperkuat lagi. Mungkin di bulan 1 sudah masuk 60 persen," pungkas peraih medali perak Asean School Games (ASG) di Malaysia 2018 lalu.

Adapun, Pram sukses menjadi penyumbang medali perak bagi Sumut di ajang kejuaraan nasional (kejurnas) atletik yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat 1-7 Agustus 2019 lalu.

Turun di nomor lontar martil putra U-20 Pram berhasil membukukan lontaran sejauh 53,17 meter.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved