Gusur Donald Trump dengan Suara Terbanyak dalam Pilpres AS, Ini Transkrip Pidato Kemenangan Biden
''...kembali melihat satu sama lain, mendengarkan satu sama lain... stop memperlakukan lawan kita sebagai musuh."
TRIBUN-MEDAN.COM - Gusur Donald Trump dengan Suara Terbanyak dalam Pilpres AS, Ini Transkrip Pidato Kemenangan Biden
AKHIRNYA Joe Biden dipastikan melenggang ke Gedung Putih dengan 290 suara elektoral yang diraihnya sejauh ini di pilpres AS (pemilihan presiden Amerika Serikat), mengakhiri kepemimpinan 4 tahun Donald Trump.
Kemenangan Joe Biden diberitakan oleh media-media ternama AS seperti CNN, NBC News, dan CBS News.
Trump belum berkomentar tentang hasil ini, tetapi petahana dari Partai Republik itu sudah berulang kali menyebut adanya kecurangan dan mengklaim dia yang menang, tapi pernyataannya tidak berdasarkan bukti.
Sebelum menuju lapangan golfnya di Virginia hari ini dia menulis di Twitter, "SAYA MENANGI PEMILU INI, DENGAN BANYAK SUARA!"
Namun hasil pilpres AS ini memukul balik klaim Trump, yang membuatnya menjadi presiden satu masa jabatan pertama sejak George HW Bush pada awal 1990-an.
Sementara itu Joe Biden yang dipilih oleh lebih dari 74 juta rakyat "Negeri Paman Sam", telah berkumpul dengan wapresnya, Kamala Harris, di kota asalnya di Wilmington, Delaware.
Kemenangan Joe Biden ini membuat pengamanan dari paspampres diperketat, dan eks Senator Delaware itu akan dilantik pada 20 Januari 2021.
Dengan hasil ini Joe Biden menjadi presiden tertua di AS.
Eks wapres Barack Obama selama 2 periode itu bakal berusia 78 tahun saat dilantik tahun depan.
Dalam pidato kemenangan di Chase Center, Wilmington, Joe Biden berkata di hadapan para pendukungnya bahwa ia "merasa terhormat atas keyakinan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya".
Sang presiden terpilih bersumpah untuk menjadi presiden "yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah".
Sebelum Joe Biden naik mimbar, rekan yang mendampinginya dalam pencalonan Kamala Harris - perempuan pertama yang terpilih menjadi wakil presiden - berbicara tentang makna kemenangannya bagi perempuan di Amerika Serikat.
"Meskipun saya mungkin perempuan pertama yang memegang jabatan ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir," ujarnya.
Joe Biden memulai pidatonya dengan menyapa hadirin - khususnya para senator dan keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/transkrip-pidato-kemenangan-biden.jpg)