BURSA Judi Online Joe Biden Favorit Menang| Donald Trump Minta Penghitungan Suara Dihentikan

Angka kemenangan Biden ini sangat jauh jika dibandingkan Pilpres 2016 silam, di mana Trump memperoleh kemenangan atas Hillary Clinton di Michiga

Editor: Salomo Tarigan
AFP/MORRY GASH and JIM WATSON
Donald Trump dan Joe Biden 

TRIBUN-MEDAN.com -  BURSA Judi Online Joe Biden Favorit Menang| Donald Trump Minta Penghitungan Suara Dihentikan

Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden diproyeksikan akan menang secara meyakinkan di Michigan.

Perolehan suara antara Biden dan petahana Donald Trump di Michigan sementara ini terpaut cukup jauh, yakni mencapai 67.000 suara.

Angka kemenangan Biden ini sangat jauh jika dibandingkan Pilpres 2016 silam, di mana Trump memperoleh kemenangan atas Hillary Clinton di Michigan dengan perbedaan suara yang sangat tipis, yakni 11.000 suara.

Baca juga: TOP SKOR Pencetak Gol Terbanyak di Liga Champions, Alvaro Morata ( Juventus), Marcus Rashford (MU)

Dilansir Tribunnews.com (grup tribun-medan.com) dari Fox2detroit.com, Kamis (5/11/2020), berdasarkan perhitungan sementara pada Rabu sekira pukul 16.30 waktu setempat, Biden telah memperoleh 2,68 juta suara atau setara 49,68 persen di Michigan.

Sementara petahana Donald Trump hanya memperoleh 2,61 juta suara yang setara 48,61 persen.

Dengan hasil ini, Biden dipercaya akan memenangkan Michigan secara meyakinkan.

Merespons hasil perhitungan suara ini, Biden menyebut dirinya bersama Partai Demokrat akan berhasil memenuhi target 270 suara electoral collage untuk memenangkan Pilpres AS 2020.

"Saya di sini tidak untuk mendeklarasikan kemenangan. Saya di sini untuk memberitahu Anda bahwa saya di sini untuk mengatakan bila proses perhitungan ini telah usai, kami percaya kami akan menjadi pemenang," ucap Biden berbicara di atas podium, Rabu sore waktu setempat.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions, Barcelona dan Juventus Menang, Man United Kalah Masih di Puncak

Dengan kemenangan di Michigan, Biden memperjauh perolehan suara elektoral dengan lawannya Donald Trump.

Sejauh ini Biden telah memperoleh 253 suara elektoral, sementara Trump baru memperoleh 214 suara elektoral.

Berarti Biden hanya perlu 17 suara elektoral lagi untuk memenangkan Gedung Putih.

Pasar Taruhan Online

Kandidat dari Partai Demokrat Joe Biden kembali menjadi favorit untuk memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) di pasar taruhan online, pembalikan keberuntungan bagi Presiden Donald Trump yang menjadi favorit semalam, menurut data dari tiga agregator.

Pergeseran itu terjadi setelah Biden mengambil alih Trump di negara bagian medan pertempuran Wisconsin dengan perkiraan 89% suara telah dihitung sejauh ini.

tribunnews
Warga memberikan hak suaranya pada 3 November 2020 di Sekolah Dasar Eisenhower di Flint, Michigan, Amerika Serikat (Seth Herald / AFP)

Trump memiliki 49% dan Biden memiliki 49,3% suara, menurut Edison Research seperti dilansir Reuters, Rabu (4/11).

Bursa Smarkets yang berbasis di Inggris memberi Biden peluang 58%, sementara pasar prediksi berbasis di Selandia Baru PredictIt memiliki Biden di 63%.

Peluang Trump di Smarkets duduk di 41% - penurunan besar dari 80% dalam semalam.

Peluang untuk kemenangan Biden pada satu titik telah turun menjadi kurang dari sepertiga pada hari Selasa, data dari agregator menunjukkan.

Pembalikan pasar taruhan semalam terutama "didorong oleh Trump yang tampaknya memegang kunci ayunan negara bagian Florida sebagai hasil dari penampilan yang sangat kuat untuknya di daerah Miami-Dade dengan populasi Kuba yang besar," kata Patrick Flynn, analis politik di Smarkets.

Trump sebelumnya secara keliru mengklaim kemenangan atas Biden dengan jutaan suara masih terhitung dalam pemilihan Gedung Putih yang tidak akan diputuskan sampai segelintir negara bagian menyelesaikan penghitungan suara selama beberapa jam atau hari berikutnya.

Petaruh di bursa taruhan Inggris Betfair sementara itu juga memberi Biden sekitar 60% peluang untuk menang, merusak prospek masa jabatan kedua untuk Trump di Gedung Putih.

Baca juga: KEBAKARAN di Tanjung Morawa Tadi Malam, Pabrik Kayu STI Terbakar, Api Muncul dari Gudang Thinner

Pemilu 2020 akan menjadi acara taruhan terbesar sepanjang masa, kata perusahaan taruhan, dengan satu pemain pada hari Senin menempatkan taruhan satu juta pound yang memecahkan rekor pada kemenangan penantang Demokrat Joe Biden.

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden masih mengungguli calon petahana dari Partai Republik, Donald Trump.

Perolehan electoral votes Biden kini semakin mendekati 270, jumlah minimal yang dibutuhkan untuk ke Gedung Putih.

Mengutip CNN, Biden kini sudah memperoleh 253 electoral vote.

Baca juga: KEBAKARAN di Tanjung Morawa Tadi Malam, Pabrik Kayu STI Terbakar, Api Muncul dari Gudang Thinner

Sementara Trump memperoleh 213 electoral vote.

Ini berarti, Biden hanya butuh 17 electoral vote lagi untuk mengantarkannya ke Gedung Putih.

Namun, proses penghitungan suara di beberapa negara bagian penting belum usai dan peta bisa saja berubah.

Ada 6 negara bagian AS yang masih belum menuntaskan penghitungan suara.

Enam negara bagian ini merupakan kunci dalam proses pemilihan presiden tahun ini, yakni Alaska, Arizona, Georgia, North Carolina, Nevada, Pennsylvania.

Presiden Trump sendiri meminta penghitungan harus dihentikan dan mengklaim menang dalam pemilihan.

Sementara, Joe Biden meminta Trump bersabar karena suara terus dihitung.

tribunnews
Donald Trump dan Joe Biden (SAUL LOEB, Ronda Churchill / AFP)

Dilansir dari Kompas.com sebelumnya, pada pantauan hingga Kamis (5/11/2020) pukul 00.30 WIB, peta prediksi hasil Pemilu Presiden (Pilpres) AS 2020 berubah warna di negara bagian Michigan.

Bila sebelumnya dalam pantauan hingga Rabu (4/11/2020) pukul 18.00 WIB "warna" Michigan masih merah muda, pada pantauan hingga Kamis (5/11/2020) pukul 00.30 WIB warnanya telah berganti menjadi biru muda.

Michigan hingga saat ini masih menjadi salah satu arena tempur penentu hasil akhir Pilpres AS 2020.

Bila merujuk pantauan Associated Press, arena tempur tinggal tersisa di tujuh negara bagian, termasuk Michigan.

Enam negara bagian selain Michigan adalah Nevada, Wisconsin, Pennsylvania, Carolina Utara, Georgia, dan Alaska.

Adapun dalam versi pantauan New York Times, selain tujuh negara bagian seperti yang tercatat sebagai area tempur di versi pantauan Associated Press, ada tambahan Arizona.

Di versi Associated Press, Arizona sudah dinisbahkan untuk Demokrat meski kisaran suara masuk sama, yaitu 84 persen bersanding 86 persen di versi New York Times.

Selain itu, New York Times tidak memasukkan Alaska sebagai battleground, tetapi menyebut data kawasan itu sebagai angka perkiraan.

Di versi Associated Press tak ada keterangan pembeda untuk data Alaska yang belum konklusif.

Warna merah muda berarti suara yang belum konklusif bagi kemenangan Trump atau Biden tetapi memperlihatkan keunggulan sedang di tangan Partai Republik.

Meski demikian, baik Associated Press maupun New York Times mencatatkan perubahan arah angin yang sama untuk Michigan.

Hingga kisaran data masuk di bawah 90 persen, proporsi suara di negara bagian ini masih condong ke Trump.

Namun, selewat data masuk 90 persen—96 persen di versi Associated Press dan 94 persen di versi New York Times saat tulisan ini disusun—suara Michigan berganti arah condong ke Biden.

Meski demikian, karena tipisnya perbedaan di antara kedua kandidat, suara untuk Michigan belum dapat dinyatakan konklusif.

Semula, Trump unggul dengan 49,9 persen atas Biden yang mengantungi 48,5 persen, ketika suara masuk tercatat 87 persen di versi Associated Press.

Dari pantauan lembaga yang sama, angka ini berbalik menjadi 49,7 persen bagi Biden dan 48,8 untuk Trump saat suara masuk terpantau 96 persen.

Karenanya, total suara yang didapat kedua calon presiden belum berubah, yaitu 238 untuk Biden dan 213 untuk Trump. 

Baca juga: Pelatih Man United Solskjaer Murka, MU Dikalahkan Istanbul Basaksehir 1-2 di Turki

Baca juga: KEBAKARAN di Tanjung Morawa Tadi Malam, Pabrik Kayu STI Terbakar, Api Muncul dari Gudang Thinner

Baca juga: Hadapi Banyak Ujian jelang Pernikahan, Sule dan Nathalie Holscher Saling Menguatkan

( Kontan | Kompas /t r ibun-medam.com)

BURSA Judi Online Joe Biden Favorit Menang| Donald Trump Minta Penghitungan Suara Dihentikan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved