Pesan Terakhir AM (29), Bu Guru Ngaji Dihabisi Pulang Maulid Nabi, Suami Cium Bau Aneh saat Wudu
AM bertemu pelaku saat berada di ruang tengah. Saat itu juga dengan brutalnya pelaku langsung menyeret bu guru ngaji ke dapur.
TRIBUN-MEDAN.com - Pesan terakhir AM (29), bu guru ngaji yang dihabisi oleh suami pembantunya sendiri akhirnya terkuak.
AM dibunuh secara keji di rumahnya.
Saat itu, AM dan seorang gadisnya baru saja pulang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tak disangka, sepulangnya dari perayaan itu, ia menemui ajalnya.
Seorang pria yang belakangan diketahui adalah suami pembantunya sendiri diam-diam menyelinap masuk. Pelaku menyelinap masuk lewat jendela.
AM bertemu pelaku saat berada di ruang tengah. Saat itu juga dengan brutalnya pelaku langsung menyeret bu guru ngaji ke dapur.
Dalam aksi pembunuhan itu, pelaku hanya menggunakan tangan kosong, meliputi pukulan dan tendangan.
Dilansir Tribunmedan.com dari TribunBogor.com, sampai akhirnya korban dimasukan ke dalam sumur belakang dapur dalam kondisi masih bernapas.
"Tangan kosong, tangan sama kaki, jadi dipukul dan ditendang. Saat dimasukan ke sumur pengakuannya masih sekarat, pengakuannya masih bernapas," kata Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil.
Dalam kondisi masih benapas, muncul niat pelaku untuk segera mengahisi nyawa bu guru ngaji.
Pelaku langsung memasukkan tubuh bu guru ngaji ke dalam sumur rumah.
Terkait korban ditemukan tanpa busana di dalam sumur, kata Kadek, korban saat kejadian mengenakan daster namun saat evakuasi dari sumur pakaiannya itu terlepas dan tertinggal di sumur.
Dia menjelaskan bahwa pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap guru ngaji ini atas motif sakit hati.
Sakit hati yang dirasakan pelaku ini adalah terkait utang sebesar Rp1 juta.
Deretan fakta kasus penemuan jasad bu guru ngaji di Bogor akhirnya terkuak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bu-guru-ngaji-yang-ditemukan-dalam-sumur-ternyata-korban-pembunuhan-pelaku-ditangkap.jpg)