Penanganan Covid
Pemerintah Rancang 61 Produk Inovasi Untuk Tanggulangi Covid-19, Luhut Sebut Perlunya Teknologi
Saat ini ada lebih dari 61 produk inovasi di Indonesia yang sedang dirancang untuk upaya testing, tracing, tracking, dan treatment Covid-19.
TRIBUN-MEDAN.com - Saat ini ada lebih dari 61 produk inovasi di Indonesia yang sedang dirancang untuk upaya testing, tracing, tracking, dan treatment Covid-19.
Meski begitu protokol kesehatan juga tetap sangat penting dilakukan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, perlu ada teknologi produksi dalam negeri untuk penanganan pandemi Covid-19.
Utamanya, untuk mendukung proses tracing, testing dan treatment Covid-19.
“Kita harus menciptakan sebuah sistem yang dibuat oleh anak bangsa di dalam negeri untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” ujar Luhut dikutip dari siaran pers di laman resmi Kemenkomarives, Rabu (4/11/2020).
Menurutnya, berbagai inovasi anak bangsa dapat didorong demi optimalisasi upaya testing, tracing, tracking, dan treatment di Indonesia.
Inovasi tes cepat berbasis antigen misalnya, memiliki akurasi yang lebih baik dari tes cepat berbasis antibodi.
"Dibandingkan dengan tes PCR, harganya juga lebih murah dan hasilnya bisa keluar dalam hitungan menit. Sudah ada dua tes cepat berbasis antigen buatan dalam negeri yang telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan," ungkap Luhut.
Dia menyebut, Kementerian Kesehatan adalah leading sector, di mana pengujian teknologi baru akan bermuara di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes.
Balitbangkes akan dibantu dalam pengelolaan data dan informasi soal Covid-19.
“Mimpi saya, Indonesia punya satu data kesehatan di Kemenkes yang saling terintegrasi. Misalnya, integrasi dengan BPJS Kesehatan," lanjut Luhut.
Selain tes cepat berbasis antigen, ada juga RT Lamp dan Genose.
RT Lamp yang dikembangkan oleh LIPI menunjukkan kekeruhan warna untuk menentukan diagnosis, apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak.
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Indonesia (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, Genose hanya memerlukan waktu sekitar lima menit untuk memperoleh hasil pemeriksaan Covid-19.
Pemeriksaan menggunakan Genose tidak perlu reagen. Melainkan hanya butuh sampel embusan napas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/02112020_swab_test_gratis_danil_siregar-3.jpg)