Akhirnya Amerika Beri Pesawat Siluman Paling Canggih dan Paling Mahal pada Israel, Ini Alasannya

Saat ini tempur siluman paling canggih dan paling mahal F-22 Raptor hanya ada 183 unit yang dioperasikan Angkatan Udara AS.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Akhirnya Amerika Beri Pesawat Siluman Paling Canggih dan Paling Mahal pada Israel, Ini Alasannya. Jet tempur siluman F-35 Angkatan Udara Israel 

TRIBUN-MEDAN.COM - Akhirnya Amerika Beri Pesawat Siluman Paling Canggih dan Paling Mahal pada Israel, Ini Alasannya 

Sudah lama sekutu utama Amerika Serikat di Timur Tengah, Israel mengincar jet tempur paling canggih milik Amerika, F-22 Raptor.

Namun Amerika tidak merespons keinginan Israel karena “Amendemen Obey” yang melarang ekspor jet tempur canggih ini ke negara lain.

Hingga saat ini F-22 Raptor diklaim jet tempur siluman paling canggih dan paling mahal yang pernah diproduksi.

Melansir DefenseOne, harga jual per unit F-22 Raptor pada 2009 saja sekitar 150 juta dolar AS dan diperkirakan harga untuk saat ini jikalau diproduksi ulang sekitar 250 juta dolar per unit.

Bandingkan dengan harga F-35 yang yang kini dibanderol 80 juta dolar AS per pesawat.

Kini jet tempur siluman F-35 dioperasikan sekutu Amerika mulai dari Korea Selatan, Jepang, Australia, Singapura atau Inggris dan Israel.

Akhirnya Amerika luluh juga setelah pemerintahan Donald Trump menjual jet tempur siluman F-35 kepada Uni Emiarat Arab.

Surat kabar Asharq Al-Awsat yang berbasis di London, mengutip sumber senior di Tel Aviv, melaporkan Presiden AS Donald Trump menyetujui penjualan F-22 Raptor dan bom berpemandu presisi ke Israel.

Media Israel Haaretz melaporkan pada hari Selasa, pejabat pertahanan Israel meminta untuk membeli F-22  untuk mempertahankan keunggulan militer kualitatif Israel di Timur Tengah setelah AS setuju untuk menjual pesawat tempur F-35 ke Uni Emirat Arab. 

Menteri Pertahanan Amerika Mark Esper dan Menteri Pertahanan Benny Gantz telah bertemu tiga kali hanya dalam sebulan, termasuk kunjungan Esper ke Tel Aviv pada hari Kamis (29/10/2020).

Mark Esper juga bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Amir Eshel dan Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel Aviv Kochavi selama kunjungan di Israel.

"Mereka membahas keharusan untuk menjaga keamanan dan stabilitas regional serta untuk menghadapi Iran," kata kantor Kementerian Pertahanan Israel.

Sebuah sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan kepada AFP bahwa Gantz dan Esper melanjutkan diskusi yang diadakan di Washington minggu lalu tentang "membuat kemajuan ke arah peningkatan keunggulan militer kualitatif Israel" setelah "perkembangan di wilayah tersebut."

Minggu lalu dan pada akhir September, Gantz melakukan perjalanan ke Washington untuk pertemuan tingkat tinggi dengan Esper dan pejabat pertahanan Amerika lainnya tentang cara untuk mengimbangi kerusakan pada keunggulan militer Israel dengan mengusulkan penjualan generasi kelima F-35 ke UEA.

Jet tempur siluman F-35A
Jet tempur siluman F-35A (dok)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved