Suasana Libur Panjang di Sumut
Okupansi Hotel di Kawasan Wisata Capai 80 Persen, PHRI: Masih Tamu Lokal
"Sedangkan hari ini sedang on going di sekitar 50 persen. Kita berharap sampai hari minggu nanti akan naik terus okupansinya," katanya.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang |
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Hotel menjadi salah satu tempat kunjungan masyarakat di hari libur.
Maka diperkirakan tingkat keterisian kamar hotel juga akan mengalami peningkatan selama libur panjang cuti bersama dan libur akhir pekan yang akan berlangsung mulai Rabu 28 Oktober 2020 hingga Minggu 1 November 2020 ini.
Ketua PHRI Sumut Denny S Wardhana mengatakan okupansi di Sumut khususnya untuk di daerah wisata antara 70 hingga 80 persen. Namun kunjungan masih didominasi oleh tamu lokal.
"Memang untuk daerah wisata okupansi sudah 70 sampai 80 persen. Sedangkan hotel di Kota Medan rata-rata masih sekitar 40 an persen saja. Itu semua masih didominasi tamu lokal," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (29/10/2020).
Public Relation Manager Hotel Santika Medan Herry Wahyudi mengatakan memang ada peningkatan pengunjung selama libur long weekend ini. Okupansi diperkirakan akan berada di atas 50 persen.
"Okupansi hotel cukup positif untuk periode libur panjang ini. Kita perkirakan okupansi akan di atas 50 persen, karena ada peningkatan tingkat hunian 15 persen hingga 20 persen dari hari biasa," katanya.
Salah satu faktornya kata Herry adalah karena Hotel Santika Medan mengadakan promo menginap murah mulai dari Rp 500 ribuan. Sehingga banyak masyarakat memilih menginap di hotel daripada keluar kota.
Sedangkan Public Relation Executive Cambridge Hotel Medan Tinera Siburian mengatakan sejak Rabu (28/10/2020) okupansi di hotel ini sudah mencapai 70 persen.
"Sedangkan hari ini sedang on going di sekitar 50 persen. Kita berharap sampai hari minggu nanti akan naik terus okupansinya," katanya.
Pihaknya berharap selama libur panjang akhir pekan ini okupansi hotelnya bisa mencapai 60 hingga 70 persen. Untuk mengantisipasi lonjakan tamu ini, pihaknya juga semakin memperketat protokol kesehatan.
"Jadi sekarang untuk penggunaan kolam renang sudah kita batasi. Dulu kan hanya kita batasi untuk tamu hotel saja, enggak ada batasan jumlahnya. Sekarang untuk dewasa maksimal 16 orang sedangkan untuk anak maksimal tiga orang," pungkasnya.
(sep/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tamu-hotel.jpg)