44 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Siapkan 16 Ton Garam Untuk Pemilih, Relawan Targetkan Kemenangan Kolom Kosong di Pilkada Siantar

Koalisi Relawan Masyarakat Kolom Kosong berencana memberikan garam dapur kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi bahwa kolom kosong adalah sah

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Presidium Koalisi Relawan Masyarakat Kolom Kosong, Horas Sianturi menunjukkan garam dapur sebagai upaya edukasi kolom kosong kepada masyarakat, Senin (26/10/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Koalisi Relawan Masyarakat Kolom Kosong (Mas Koko) berencana memberikan garam dapur kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi yang menyatakan bahwa kolom kosong adalah pilihan yang sah dalam Pilkada Kota Pematangsiantar, 9 Desember 2020 mendatang.

Presidium Koalisi Relawan Mas Koko, Horas Sianturi, menyampaikan, koalisi yang ia bentuk dan kawan-kawan mengerucut pada cita-cita memenangkan kotak kosong.

"Kita dari berbagai simpul-simpul masyarakat dan organisasi awal-awal hanya bincang-bincang di medsos akhirnya masuk ke dunia nyata. Bersatu hati untuk mendeklarasikan koalisi," ujar Horas di Posko Koalisi Relawan Mas Koko, Senin (26/10/2020) sore.

Horas menyampaikan, lahirnya Koalisi Relawan Mas Koko karena di Siantar hanya ada calon tunggal Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Tak ada kaitan dengan calon yang gagal ataupun calon yang tak punya kendaraan partai.

"Kita nggak terkait calon calon sebelumnya, atau calon yang tidak mendapat kursi," katanya.

"Kita nggak sekadar edukasi tapi memenangkan kolom kosong. Peluang itu ada, karena mungkin Paslon tunggal tersebut belum berhasil merebut hati rakyat," cetus Horas.

Horas mengungkapkan gambaran bahwasanya seluruh partai yang memiliki kursi di DPRD Pematangsiantar mendukung satu Paslon, yakni Asner Silalahi dan dr Susanti Dewayani tak serta merta mewakili masyarakat.

"Masih sampai di titik hari partai. Pilihan partai belum tentu pilihan rakyat. 9 Desember 2020 nanti, kolom kosong akan menang 60 persen," kata Horas.

Horas menilai visi misi yang digaungkan pasangan calon tunggal Asner Silalahi dan dr Susanti hanyalah retorika belaka.

Sebab masa pemerintahan yang tergolong singkat takkan mampu mengubah apa-apa untuk Siantar.

Selanjutnya, Koalisi Relawan Mas Koko akan menghadirkan beberapa baliho dan relawan relawan di kecamatan untuk mangajak masyarakat agar memilih kolom kosong.

Adapun posko Relawan Mas Koko ada di Jalan Merdeka.

"Termasuk saat ini kami sedang memikirkan bahwa pemilih kita, ibu-ibu, ada garam yang akan di-stikeri kolom kosong," ujar Horas.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved