Ratusan Peserta Kicau Mania Langgar Protokol Kesehatan, Satgas Covid-19 di Lokasi Dari Lokasi Acara
Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Tuntungan menyambangi acara tersebut dan melihat bahwa protokol kesehatan tidak berjalan dengan seyogianya.
Penulis: Maurits Pardosi |
Dalam 24 jam terakhir, jumlah pertambahan kasus Covid-19 di Sumut sebanyak 90 kasus.
TRIBUN-MEDAN.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Medan Tuntungan diusir para peserta kicau burung di Lapangan APBN, Jalan Kasmala, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan pada Minggu (25/10/2020).
Tim monitoring gugus tugas kecamatan saat itu memberikan imbauan tentang protokol kesehatan.
Terkait hal ini, Camat Medan Tuntungan Topan Ginting membenarkan hal itu.
Para petugas dari Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Tuntungan menyambangi acara tersebut dan melihat bahwa protokol kesehatan tidak berjalan dengan seyogianya.
"Jadi tadi sekitar pukul 14.40 WIB, tim kita turun. Ada Kasitrantib, perwira posko, personel Polsek Delitua, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Koramil 07, sama anggota posko lah kan. Itu tadi melakukan monitoring di Jalan Kasmala, Lapangan APBN," ujar Camat Medan Tuntungan Topan Ginting.
Selain tidak menjalankan protokol kesehatan, diinfokan juga bahwa acara tersebut tidak memiliki izin dan tidak ada pemberitahuan ke gugus tugas.
"Mereka berikan imbauan kepada masyarakat itu, periksalah dulu bahwa tidak sesuai dengan protokol kesehatan, enggak pakai masker, kemudian jaraknya rapat-rapat," sambungnya.
Setelah melihat kondisi tersebut, pihak Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Tuntungan mengimbau peserta acara tersebut.
Namun, petugas diteriaki dan diusir hingga mereka harus kembali ke posko Satgas Covid-19 Kecamatan.
"Ini juga berdasarkan laporan masyarakat setempat yang memang sudah sangat terganggu. Kemudian, dilakukanlah imbauan. Nah pada saat melakukan imbauan itu pake toa, diteriaki sama masyarakat," sambungnya.
"Setelah diteriaki, dipepet, lalu diusir. Enggak bisa, karena personel kita kan kurang, yang ada di sana cuma enam orang tadi," lanjutnya.
Lebih lanjut, dia juga menjelaskan ada sekitar 150 orang berkumpul dengan jarak yang sedemikian rapat.
"Sementara jumlah mereka sampai 150 an orang. Yang pertama itu, kegiatan itu harus ada izin, yang kedua harus ada pemberitahuan dari Gugus Tugas. Nah, kita lihat dari lokasinya udah terlalu rame ya kan," lanjutnya.
"Seharusnya kan jaraknya lebih dari satu meter. Itu tadi jaraknya rapat-rapat kali tadi. Akibat kekuatan enggak cukup, kembalilah ke posko. Kemudian, dibuatlah berita acara dan malam inilah saya laporkan ke Gugus Tugas Medan dan Kapolsek Delitua," pungkasnya.
Suasana peserta kicau burung yang melanggar protokol kesehatan di kawasan Kecamatan Medan Selayang pada Minggu (25/10/2020). (TRIBUN MEDAN / ist)
Jumlah Kasus Covid-19 di Sumut Terus Bertambah
Dalam data hari ini, Minggu (25/10/2020), Sumatera Utara tercatat menduduki peringkat 11 dengan pertambahan jumlah kasus positif Covid-19.
Dalam 24 jam terakhir, jumlah pertambahan kasus Covid-19 di Sumut sebanyak 90 kasus.
Perolehan tersebut diperoleh dari informasi yang dilansir Tribunmedan.com dari kompas.com.
Data pemerintah menunjukkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan selama 24 hingga 25 Oktober 2020.
Selama kurun waktu tersebut, pemerintah mencatat adanya 3.732 kasus baru.
Dengan begitu, akumulasi kasus positif di Tanah Air menjadi 389.712 orang sejak pengumuman kasus perdana pada 2 Maret 2020.
Informasi tersebut berdasarkan data yang dibagikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kepada wartawan, Minggu sore.
Penambahan kasus baru yang tertinggi tercatat di DKI Jakarta, yakni sebanyak 771 orang sehingga totalnya menjadi 100.991 orang.
Selain itu, provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Tengah masing-masing memiliki lebih dari 350 kasus baru.
Rinciannya, dalam 24 jam terakhir, Sumatera Barat memiliki 359 kasus baru, Jawa Barat dan Jawa Tengah memiliki masing-masing 356 kasus baru.
Provinsi lain yang memiliki ratusan kasus baru adalah Riau, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau dan Bali.
Di sisi lain, hanya ada dua provinsi yang tak memiliki kasus baru, yakni Kalimantan Barat dan Maluku Utara.
Pada hari ini, di Sumatera Utara ada 90 kasus baru positif Covid-19.
Walaupun Sumut tetap memiliki kasus positif Covid-19 perharinya, namun tingkat kesembuhan pun meningkat.
"Kita lihat datanya pernah hari, baik di Sumut maupun di Medan, angka positif tetap ada, namun jangan kita lupakan bahwa tingkat kesembuhan senantiasa mengalami kemajuan. Kalau tidak salah Sumut sudah mencapai di angka 85 persen," ujar Jubir Satgas Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan pada Minggu (25/10/2020).
Lebih lanjut, dia juga mengimbau agar masyarakat semakin sadar akan menjalankan protokol kesehatan.
Hal ini disampaikannya terkhusus pada hari ini, Minggu (25/10/2020), para peserta kicau burung di Kecamatan Medan Selayang yang melanggar protokol kesehatan.
"Intinya, kita sebagai masyarakat semakin sadar akan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona.
Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Medan mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/satgas-covid-diusir-dari-acara-kicau-burung.jpg)