Nasib Pilot yang Pasang Badan Kasus Munir, Jualan Telur Asin Hingga Meninggal Dunia Karena Corona

Sosoknya kembali menjadi perbincangan karena Pollycarpus Budihari Prijanto bukanlah orang biasa.

Kolase gambar KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO dan KOMPAS/ARBAIN RAMBEY
Pollycarpus dan Munir Said Thalib 

Tanggal 1 Desember 2005, Pollycarpus dituntut penjara seumur hidup. Namun Pollycarpus bersaksi tidak pernah mengontak Munir sebelum penerbangan dan sebenarnya hanya basa basi memberikan kursi di kelas bisnis.

Karena itulah Pada 20 Desember 2005, Pengadilan Negeri (PN) Jaksel memvonis Pollycarpus hanya 14 tahun penjara.

Setelah bebas, Pollycarpus membantah dirinya memasukkan racun arsenik ke makanan Munir.

"Itu juga saya ingin minta pembuktian juga sampai sekarang nggak bisa, itu nggak benar. Jadi kalau mau diotopsi dan lain-lain, itu nggak masuk, dan itu nggak matching semua.

Jadi waktu itu, tuduhannya dengan orange juice, tapi vonisnya dengan mie goreng sedangkan mie goreng nggak ada dalam surat dakwaan," ujarnya saat ditanya wartawan ketika bebas murni dari hukuman 14 tahun penjara, pada Kamis (29/08/2018)

Baca juga: Pejabat Tinggi AS Temukan Bukti-bukti China Berusaha Lakukan Genosida pada Muslim Uighur di Xinjiang

Partai Berkarya

Pollycarpus pernah dikaitkan dengan Partai Berkarya. Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang yang pernah mengklaim Polly sebagai kader Partai Berkarya.

Saat itu, Maret 2018, Badaruddin berkata Pollycarpus terdaftar sebagai kader Partai Berkarya di Kabupaten Tangerang, Banten.

"Pak Polly ini mendaftar di salah satu kabupaten. Di Tangerang, Banten," ujar Badaruddin saat dikonfirmasi, Rabu (7/3/2018).

Namun, hal itu belakangan dibantah Pollycarpus.

Baca juga: Banyak yang Tak Percaya dan Sebut Editan, Respons Netizen Melihat Foto Pakai Kemben Rosa Meldianti

"Partai Berkarya, saya nggak. Saya sudah declare sama Najwa Shihab waktu itu, memang diajak, tapi saya untuk politik, saya nggak membidangi. Jadi saya lebih suka kerja profesional, sesuai profesi saya.

Setelah bebas Pollycarpus menyebutkan dirinya kembali ke dunia penerbangan.

"Sempat saya di PT Gatari, kemudian kita lagi ada rencana membuat, mengakuisisi usaha penerbangan juga ada rencana mendatangkan Zerocopter, yaitu sejenis pesawat helikopter yang ringan untuk keperluan seluruh daerah di Indonesia."

Pollycarpus juga menepis tuduhan dirinya merupakan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

"Ah nggak benar juga, nggak."

Baca juga: Jadi Kota Paling Kaya Seantero India, Ternyata Mumbai Punya Catatan Kelam Kasus Terkait Selfie

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved