TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Gondang Naposo Tradisi Etnis Batak
Pelaksanaan Pesta Gondang Naposo ini dibuat karena ada kegelisahan hati para orang tua yang memiliki anak siap menikah namun belum menemukan jodoh.
Setiap undangan muda-mudi dari desa lain yang memenuhi panggilan “manortor” selalu membawa persembahan kepada muda mudi (naposo) yang menjadi tuan rumah (hasuhuton) yang disebut “santisanti” berupa uang yang dimasukkan dalam “tandok” kecil, atau dengan diletakkan diatas “pinggan” berisi beras.
Muda-mudi yang tuan rumah (hasuhuton) akan menyambutnya dengan tarian. Santisanti (Uang) akan diberikan kepada muda-mudi dengan cara melakukan tarian oleh yang pandai menari, dan pihak muda-mudi yang menjadi tuan rumah (hasuhuton) juga akan mempersiapkan sambutan dengan penari pilihan juga.
(cr22/Tribun-medan)
Sumber:
- Jurnal Bertajuk Gondang Naposo pada Masyarakat Batak Toba di Desa Serdang,
Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan Oleh Silaen diterbitkan Universitas Sumatera Utara
- Sumber-sumber lain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-festival-gondang-naposo_20180425_160530.jpg)