BERANI Gatot Nurmantyo Keluar dari KAMI jika Jadi Partai Politik dan Din Syamsuddin . . .
Gatot Nurmantyo tegaskan KAMI merupakan gerakan moral.Tegaskn KAMI bukan partai politik
BERANI Gatot Nurmantyo Keluar dari KAMI jika Jadi Partai Politik dan Din Syamsuddin . . .
TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo mengaku akan keluar dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) jika menjadi partai politik.
Gatot menerangkan KAMI dibentuk dengan tujuan gerakan moral masyarakat Indonesia.
Terutama untuk terwujudnya keadilan masyarakat Indonesia.
KAMI tidak akan menjadi partai politik. Sebab, ucap Gatot, akan mengkhianati masyarakat yang tergabung dalam KAMI.
Baca juga: Mobil Atta Halilintar tak Bisa Parkir, Rumah Ayu Ting Ting Masuk Gang Kecil | Igun Banting Pintu
Baca juga: SIARAN BOLA MALAM INI Derby Panas Inter Milan vs AC Milan Live, Jadwal Liga Italia, Liga Inggris
"Kalau ini menjadi partai maka saya tegaskan di sini bahwa orang-orang KAMI, deklarator KAMI, presidium KAMI adalah mengkhianati kepercayaan rakyat," tuturnya.
Gatot memastikan Presidium KAMI, yakni dirinya dan Din Syamsuddin, akan keluar dari KAMI jika menjadi partai politik.
"Saya ulangi, kalau KAMI ini berubah menjadi partai, catat semua masyarakat, bahwa deklarator apalagi presidium KAMI adalah mengkhianati kepercayaan rakyat yang bergabung dengan KAMI," tutur Gatot.
"Dan yang pertama kali akan ke luar, saya akan keluar, Prof Din akan keluar, pasti itu. Karena tujuan KAMI bukan itu, hanya nilai-nilai saja," sambungnya.
Gatot Sampaikan ke Istana soal Senjata Biologis
Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo mengatakan sempat menyinggung akan adanya senjata biologis yang bisa melumpuhkan suatu negara.
Baca juga: INSTRAGRAM -Cara Mudah Mengetahui Siapa Saja yang Intip Instagram Anda, Tahap Awal di Check Stalkers
Gatot Nurmantyo menyinggung itu saat menjadi pembicara dalam wawancara bersama Karni Ilyas.
Gatot ditanya oleh Karni mengenai kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.
"Saya pernah sampaikan 27 Oktober 2017 sudah sampaikan waspada perang biologis yang bisa melumpuhkan negara," ujar Gatot, Jumat (16/10/2020) malam.
Saat itu, ia masih menjabat sebagai Panglima TNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenderal-purn-gatot-nurmantyo_20180512_155914.jpg)