Usai Bunuh Anaknya, Samsul Bahri Perkosa Ibu Korban hingga Pingsan, Diulangi lagi saat Korban Sadar

Korban Dn sendiri sebelum kejadian sudah merasa tidak tenang karena menurut korban pernah ada orang yang mengintipnya saat tidur pada malam hari.

Editor: Tariden Turnip
Serambinews.com
Usai Bunuh Anaknya, Samsul Bahri Perkosa Ibu Korban hingga Pingsan, Diulangi lagi saat Korban Sadar . Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief S Sukmo, didampingi Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, Kanit Tipikor, Ipda Narsyah Agustian SH, dan personel lainnya menghadirkan tersangka Samsul Bahri saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Langsa, Selasa (13/10/2020). 

Setelah itu pelaku kembali ke rumah korban dan membawa karung yang berisikan jenazah korban Rg ke arah sungai.

Lalu Samsul Bahri kembali ke arah rumah korban dan mengambil karung kedua yang bergerak-gerak dan meletakkan karung Itu yang berjarak sekitar 3-5 meter dari korban.

Saat itu, pelaku seperti sedang mengorek-ngorek tanah, lalu Samsul Bahri mengambil karung yang bergerak-gerak tersebut dan berjalan ke arah sungai selama kurang lebih 30 menit.

Melihat kesempatan tersebut, korban Dn berusaha melepaskan ikatan yang ada ditangannya, tepatnya saat azan subuh berkumandang, korban Dn berhasil melepaskan ikatan di tangannya.

“Begitu ikatan tangan terlepas, saat itu juga korban Dn langsung berlari menuju ke rumah warga untuk meminta pertolongan kepada warga setempat,” urai Kasat Reskrim.

Sudah Direncanakan

Tersangka Samsul Bahri (41), rupanya telah lama merencanakan memperkosa atau merudapaksa ibu muda berinisial Dn (28).

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK mengatakan, sebelum melakukan pemerkosaan terhadap Dn (28), dan pembunuhan terhadap anak korban, Rg (9), pada Sabtu (10/10/2020) dini hari, Samsul Bahri sudah duluan mengawasi lokasi.

Tersangka Samsul Bahri, sebut Kasat Reskrim, telah lama merencanakan melakukan pemerkosaan terhadap Dn.

Apalagi pelaku selama ini juga hampir setiap hari melintasi rumah korban saat menuju ke kebun milik keluarga tersangka.

Bahkan, Samsul Bahri juga kenal dengan suami Dn berinisial A, walaupun mereka baru dua bulan tinggal di sana.

Malah, pelaku terkadang juga singgah di rumah korban jika ada suami korban untuk mengobrol.

Korban Dn sendiri sebelum kejadian sudah merasa tidak tenang karena menurut korban pernah ada orang yang mengintipnya saat tidur pada malam hari di rumahnya tersebut.

Hal itu sudah pernah diberitahukan korban kepada suaminya A.

“Sehingga, korban Dn meminta izin pada suami keduanya itu untuk menjemput anaknya (korban Rg) di Medan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved