KRONOLOGI Lengkap Satu Keluarga Tewas Terbakar, Penyebab Damkar Kesulitan hingga Identitas Korban

Petugas pemadam kebakaran dari Pemko Pematangsiantar berhasil memadamkan kobaran api setelah tiga jam lebih membakar gudang gas tersebut.

HO/Instagram
5 Orang meninggal dalam kebakaran gudang gas di Kota Pematangsiantar, Sabtu malam (26/9/2020). (HO/Instagram) 

Kenang Istri dan Anak-anaknya

Hendra Kie sendiri saat diwawancarai wartawan di Yayasan Bakti Kesejahteraan Sosial Balai Persemayaman di Jalan Tjokroaminoto Pematangsiantar, menyampaikan ketiga anaknya akan dikremasi siang ini.

"Kalau anak-anak, rencananya akan dimakamkan siang ini, sekitar Pukul 14.00 WIB siang. Kalau bapak sama istri saya, kurang tahu. Nanti menunggu keputusan keluarga," ujarnya saat ditemui wartawan.

Hendra Kie menyampaikan, anggota keluarganya tinggal di lantai dua bangunan gudang. Lantai dasar sendiri menyimpan, menjualbelikan gas berbagai ukuran.

"Saat itu ada gas yang berisi dan nggak berisi. Kalau tinggalnya kami biasa di lantai dua," ujar Hendra.

Ia menuturkan saban hari, istrinya, Yanti Yang yang menjadi petugas kasir pada usaha yang dirintisnya beberapa tahun lalu.

5 Orang meninggal dalam kebakaran gudang gas di Kota Pematangsiantar, Sabtu malam (26/9/2020)
5 Orang meninggal dalam kebakaran gudang gas di Kota Pematangsiantar, Sabtu malam (26/9/2020) (HO/Instagram)

"Istri saya juga yang mengantar jemput anak-anak kalau pergi dan pulang les," kenangnya.

Pria yang kehilangan ayah serta istri dan tigsa anak ini mengaku tidak berada di rumah saat peristiwa. Informasi kebakaran itu didapatnya dari kerabat, dan kemudian ia langsung bergegas ke lokasi kejadian.

Dengan wajah pucat dan suara parau, Hendra merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa keluarganya itu.

"Kalau bisa aku menggantikan mereka. Sakit kalilah itu," ucapnya.

(Tribun-medan.com/ Alija)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved