News Video

Sejarah Nama Pempek, Serta Resep Lengkap Buat Pempek Palembang, Solusi Bisnis Ditengah Pandemi

Andi menyebutkan pempek memiliki nama asli kelesan karena diambil dari sifat makanan tersebut, dikeles atau tahan disimpan lama.

Editor: M.Andimaz Kahfi

Sejarah Nama Pempek, Serta Resep Lengkap Buat Pempek Palembang, Solusi Bisnis Ditengah Pandemi

TRI BUN-MEDAN.com - Jika diminta menyebutkan satu makanan khas Palembang, banyak orang akan dengan mudah menyebutkan pempek.

Namun sebenarnya sajian ikan yang dicampur tepung sagu ini memiliki nama asli.

Pempek adalah nama populer.

"Pada masa Kesultanan Palembang, pempek disebut kelesan.

Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu," kata pemerhati sejarah Palembang, KMS H Andi Syarifuddin saat dihubungi Kompas.com pada 2017.

Andi menyebutkan pempek memiliki nama asli kelesan karena diambil dari sifat makanan tersebut, dikeles atau tahan disimpan lama.

Menurut Andi, pempek akhirnya dijual komersial pada zaman kolonial.

Pada zaman itu pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang.

Setelah dibuat, pempek dioper ke orang Tionghoa untuk dijual ke konsumen.

Orang Tionghoa di Palembang saat itu terkenal sebagai ahli dagang.

Tercatat pada 1916, pempek mulai dijajakan oleh penjual yang berjalan kaki dari kampung ke kampung.

Area edar penjual pempek keliling khususnya di kawasan Keraton (Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang).

Pada zaman inilah nama beken "pempek" muncul.

"Empek adalah sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan," kata Andi.

Ia menjelaskan pelanggan kelesan rata-rata anak muda.

Mereka sering memanggil penjual kelesan dengan kalimat, "Pek, empek, mampir sini!'"

Perlu diketahui paman dalam Bahasa Hokkian disebut "empeq" atau "apeq".

Akhirnya panggilan pempek lebih populer dari kelesan.

Nama pempek bertahan sampai saat ini.

Sejarah pempek ini, menurut Andi, tercatat di buku berjudul "Sejarah dan Kebudayaan Palembang: Rumah Adat Limas Palembang" yang ditulis oleh M Akib, RHM.

Resep Pempek Palembang, Bisa untuk Jualan Online

Pempek sudah tidak asing bagi orang Indonesia.

Olahan ikan ini menjadi salah satu camilan kesukaan tak hanya di Palembang tetapi sampai di berbagai daerah.

Uniknya di Palembang, pempek sering dijadikan sarapan oleh warga setempat.

Kamu bisa mencoba mengikuti cara membuat pempek yang sederhana seperti berikut.

Siapa tahu bisa dijual online menambah penghasilan pada masa pandemi.

Resep pempek khas Palembang Bahan:

  • 500 gram daging ikan tenggiri atau kakap yang sudah digiling halus
  • 250 ml air es
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok teh bawang putih bubuk
  • 350 gr tepung sagu

Cara membuat pempek palembang:

1. Siapkan mangkuk lalu masukan daging ikan dan air es.

Aduk-aduk sampai tercampur rata.

2. Tambahkan kuning telur, kemudian aduk kembali sampai tercampur.

3. Kemudian masukan garam dan bawang putih bubuk.

Aduk sampai adonan menjadi lebih berat.

4. Terakhir masukan tepung sagu, aduk rata dan adonan siap dibentuk sesuai keinginan; panjang, bulat, atau pipih.

Proses mengaduk sebaiknya dilakukan asal saja, jangan terlalu lama karena jika adonan terlalu kalis hasil pempek susah kenyal.

5. Kemudian rebus adonan pempek dasar sampai mengapung. Angkat dan tiriskan.

Resep Pempek Nasi, Solusi Praktis Olahan Nasi Sisa

Bingung ingin mengolah nasi sisa di rumah menjadi sajian apa?

Kamu bisa coba mengolahnya jadi sajian pempek nasi yang unik.

Pempek khas Palembang yang khas itu ternyata bisa juga jadi variasi olahan nasi sisa.

Cara membuatnya mudah.

Kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan sisa di rumah, tanpa perlu menggunakan daging ikan.

Berikut resep pempek nasi yang renyah di luar dan lembut di dalam lengkap dengan kuah cukonya.

Resep pempek nasi

Bahan pempek nasi

  • 1 piring nasi sisa
  • 1 buah telur
  • 1 gelas air
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok teh gula
  • 250 gram tepung sagu

Bahan kuah cuko pempek

  • 250 gram gula merah
  • 1 ons cabai merah
  • 3 siung bawang putih
  • Asam jawa secukupnya
  • 500 ml air

Cara membuat pempek nasi

1. Haluskan semua bahan pempek jadi satu kecuali tepung sagu dengan blender atau food processor.

Haluskan secara perlahan, jangan sekaligus.

2. Setelah halus, tuang ke dalam wadah.

Campurkan tepung sagu sambil diaduk perlahan-lahan hingga rata.

3. Pastikan konsistensi adonan sudah pas, tidak terlalu kalis dan tidak terlalu cair.

Ambil sedikit demi sedikit adonan menggunakan dua buah sendok.

Cetak seperti mencetak bola-bola bakso.

4. Panaskan minyak secukupnya pada wajan.

Pastikan jumlah minyak cukup banyak untuk merendam bola-bola pempek.

Goreng pempek hingga matang, tandanya berwarna kecoklatan.

5. Untuk membuat kuah cuko, haluskan semua bahan kuah jadi satu.

Lalu larutkan dengan air di dalam panci.

6. Masak kuah hingga mendidih dan semua bahan larut.

Saring kuah cuko dan sajikan bersama pempek nasi yang sudah matang.

7. Jika mau, kamu juga bisa mencampurkan daging ikan yang sudah dihaluskan ke dalam adonan untuk mendapatkan rasa ikan yang khas dari pempek.

Resep Pempek Tanpa Ikan, Pempek Dos yang Murah Meriah

Sedang hemat uang belanja tetapi ngidam pempek?

Kamu tetap bisa membuat pempek tanpa ikan.

Pempek ekonomis ini dikenal dengan sebutan pempek dos.

Bentuk pempek dos persis seperti pempek khas Palembang pada umumnya.

Hanya saja bahan baku utama dalam resep pempek dos adalah tepung sagu.

Sementara untuk menambahkan rasanya, dibumbui dengan kaldu bubuk serta isian abon pedas.

Kamu juga mau coba buat pempek yang hemat biaya ini?

Berikut ini resep pempek tanpa ikan atau pempek dos dari SajianSedap.

Resep pempek tanpa ikan, pempek dos

Bahan:

  • 200 ml air
  • 100 gram tepung terigu
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh kaldu ayam
  • 2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 2 butir telur, dikocok lepas
  • 200 gram tepung sagu
  • 50 gram tepung sagu untuk taburan
  • minyak untuk menggoreng

Bahan isi:

  • 50 gram abon sapi
  • 1 sendok teh bubuk cabai kering

Bahan cuko:

  • 2 sendok makan ebi, diseduh, disangrai, dihaluskan
  • 350 gram gula merah
  • 1.000 ml air
  • 15 gram asam jawa
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok makan cuka

Aduk rata semua bahan dan rebus sampai matang.

Cara membuat pempek dos:

1. Campurkan air, tepung terigu, garam, kaldu ayam, dan bawang putih.

Rebus sambil diaduk sampai mengental kemudian angkat.

Biarkan hangat dan pindahkan ke dalam wadah.

2. Tambahkan telur dan kocok sampai tercampur rata.

3. kemudian tuang adonan tersebut ke dalam tepung sagu, aduk rata.

4. Sekarang saatnya membentuk adonan pempek.

Lumuri tangan dengan tepung sagu untuk mencegah adonan lengket di tangan.

Ambil adonan 50 gram.

Pipihkan dan beri bahan isian, bentuk seperti pastel.

Kamu juga bisa bentuk memanjang seperti pempek lenjer atau bulat seperti adaan.

5. Siapkan panci dan rebus air di dalamnya sampai mendidih.

Masukkan pempek yang sudah dibentuk.

Masak sampai terapung dan matang.

Angkat dan biarkan dingin.

6. Panaskan minyak di atas api sedang.

Lalu goreng pempek sampai kekuningan.

7. Cara membuat cuko, campurkan semua bahan cuko jadi satu dan rebus.

Pempek dos siap disantap dengan cuko.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Asal Usul Nama Pempek, Makanan Asal Palembang yang Punya Nama Asli"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved