Breaking News

Vonis Bebas Penagih Utang Istri Kombes

Alhamdulillah Masih Ada Keadilan, Ucapan Syukur Febi Nur Amelia Kasus Tagih Utang Istri Kombes

Febi Nur Amelia (29), terdakwa kasus pencemaran nama baik gara-gara tagih utang istri Kombes, akhirnya divonis bebas.

T R IBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Febi Nur Amelia memberikan salam kepada majelis hakim seusai menjalani sidang lanjutan dengan agenda putusan terkait kasus UU ITE, di Pengadilan Negeri, Medan, Selasa (6/10/2020). Hakim memvonis Febi bebas atas dakwaan kasus ITE saat menagih hutang istri polisi di media sosial. 

T R IBUN-MEDAN.com, MEDAN  - Febi Nur Amelia (29), terdakwa kasus pencemaran nama baik gara-gara tagih utang istri Kombes, akhirnya divonis bebas di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (6/10/2020) sore.

Febi Nur Amelia pun mengucap syukur atas keadilan yang ia dapatkan di PN Medan.

Saat dihubungi T r i bunmedan.com, Febi Nur Amelia merasa bahwa putusan ini sangatlah adil.

"Saya sangat berterima kasih kepada majelis hakim.

Saya sempat takut bila saya dihukum dan dipenjara. Namun, alhamdulillah keadilan masih ada, dan hakim sangat baik kepada saya," katanya, Selasa (6/10/2020) malam.

Febi Nur Amelia mengatakan, sebenarnya dirinya adalah korban dalam kasus ini.

Sebab, dirinya adalah orang yang sangat dirugikan.

"Bayangkanlah, saya yang diutangi, tapi saya yang dipidanakan," ucapnya.

Febi Nur Amelia pun tak henti berucap syukur dari putusan majelis hakim itu.

"Alhamdulillah, alhamdulillah kali. Masih ada keadilan," katanya.

Dalam sidang yang digelar di Ruang Cakra 5 PN Medan, Selasa (6/10/2020) sore, Febi Nur Amelia divonis bebas oleh Majelis Hakim yang diketuai Sri Wahyuni

Febi Nur Amelia yang mengenakan pakaian serba putih, terlihat gelisah saat majelis hakim mulai membacakan putusan.

Saat hakim membacakan amar putusannya, Febi Nur Amelia beberapa kali terlihat seperti ragu dan kerap memainkan tangannya.

"Mengadili, dengan ini terdakwa Febi Nur Amelia tidak terbukti bersalah menurut hukum. Membebaskan terdakwa Febi Nur Amelia dari segala tuntutan dan dakwaan JPU," putus Hakim Sri Wahyuni dengan mengetok palu.

Usai ketok palu, Febi Nur Amelia langsung berdiri dan terjatuh ke arah meja pengacaranya.

Sontak hal itu membuat seluruh pengunjung heboh dan panik.

Warga Komplek Menteng Kota Medan, itu kemudian direbahkan di kursi panjang.

Setelah sadar Febi Nur Amelia langsung dibopong keluar oleh suami dan beberapa rekannya tanpa memberikan komentar apa pun.

Saat ditanyakan soal kondisinya, Febi Nur Amelia mengaku pingsan karena sudah tidak tahan lagi dengan asam lambungnya saat itu kumat.

Febi Nur Amelia juga mengaku sempat ingin muntah dalam ruang sidang tersebut.

Ia melanjutkan, pingsan itu mungkin karena kecemasannya menghadapi sidang putusan.

"Tidak, itu karena kecemasan saya, padahal siang tadi saya makan.

Namun mungkin karena pikiran saya tumbang," katanya.

Saat ingin ditanyakan lebih lanjut, Febi Nur Amelia mengaku belum bisa berlama-lama, sebab dirinya disarankan untuk beristirahat.

(cr2/T R IBUN-MEDAN.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved