Booming Tanaman Hias, Pengamat Minta Masyarakat Waspadai Monkey Business

Booming tanaman hias bisa merugikan masyarakat. Pengamat bilang fenomena tanaman hias sekarang ini seperti musim batu akik atau anthurium

Editor: Array A Argus
tangkapan Layar YouTube
Kartika Putri dan suami saat mencari tanaman hias 

T R I B U N-M E D A N.com,MEDAN-Akhir-akhir ini trend memelihara tanaman hias booming di masyarakat.

Tak sedikit warga yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk membeli satu tanaman hias, semisal Monstera Adansonii.

Namun, Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut) Wahyu Ario Pratomo menilai, boomingnya tanaman hias ini tak terlepas dari apa yang dikenal dengan monkey bisnis.

Dia pun mewanti-wanti masyarakat yang hanya sekadar ikut-ikutanan, untuk tidak larut dalam euforia sesaat ini.

Kartika Putri Syok Saat Tahu Harga Tanaman Hias Janda Bolong Capai Rp 90 Juta

Menurut Wahyu, monkey business merupakan bisnis musiman yang menguntungkan kelompok tertentu, yang menebar isu terkait dengan potensi luar biasa atas suatu bisnis yang akan booming.

"Monkey business kerap terjadi, karena ada tren perminatan sekelompok orang tertentu yang menggiring opini masyarakat untuk membeli produk tersebut karena harganya akan terus naik.

Tanaman hias Monstera atau Janda Bolong
Tanaman hias Monstera atau Janda Bolong (ist)

Sebagai contoh dahulu ada bisnis bunga anthurium, dan juga batu akik," kata Wahyu, Jumat (2/10/2020).

Menurutnya, harga satu barang akan meningkat dengan tajam dan kemudian bisnisnya berkembang.

Tapi pelan pelan, kata Wahyu, karena harganya tidak masuk akal, minat masyarakat turun.

5 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Isi Waktu Luang dan Hilangkan Bosan saat Pandemi

"Seperti batu akik, harganya juga pelan-pelan turun.

Akhirnya bisnisnya sepi dan harga kembali normal," kata Wahyu.

Ia mengatakan, monkey bisnis ini hanya naik sesaat, lalu hilang.

Jadi, kata dia, konsumen yang terikut-ikut membeli produk karena iming-iming harganya yang luar biasa mahal jauh di atas harga normal,

dapat merugi karena harganya jatuh kembali ke harga dasar (normal) seperti sediakala.

Aktivitas Titi Kamal Selama Pandemi, Rawat Tanaman Hias hingga Bagikan Tips Ini

Strategi monkey business adalah strategi sekelompok pebisnis yang mencuatkan isu bahwa produk yang dijual akan menjadi barang yang dicari-cari orang banyak, dan harganya akan makin tinggi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved