Update Covid19 Sumut 3 Oktober 2020
Jumlah Terpapar Covid di Sumut Naik 86 Kasus dan kini Tembus 10.599 Kasus
Juru Bicara GTPP Covid19 Sumut, Aris Yudhariansyah menuturkan, pihaknya terus menggalakkan program pembagian masker bagi lima juta masyarakat.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
"Nah di masyarakat memang untuk membiasakan menggunakan masker yang benar ini masih agak minim. Tapi kita Gugus Tugas masih tetap terus memantau penggunaan masker-masker. Kalau kita melihat ya masih belum sadar dan terbiasa menggunakan masker. Malah cenderung seperti ini, masyarakat hanya menggunakan masker jika ada petugas yang sedang merazia. Lalu pengendara itu baru memakai masker, ini fenomena yang terjadi sekarang," sebutnya.
Meski begitu saat ini Gugus Tugas masih terus menggalakkan razia khusus masker di semua kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Aris mengakui bahwa butuh waktu untuk membuat masyarakat sadar pentingnya masker di tengah masa pendemi Covid-19 saat ini.
• Jangan Sepele 3M Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan Cegah Covid19 hingga 85 Persen
"Artinya keinginan masyarakat untuk menggunakan masker secara sukarela ini masih butuh waktu saya kira," cetus Aris.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Pemprov Sumut ini juga menyebutkan bahwa pihaknya juga telah memberikan hukuman bagi masyarakat.
"Kita juga sudah memberikanpunishment terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker. Kita masih teguran lisan, lalu ada push up secara administratif berbeda-beda. Kita belum ada denda di Medan dan Deliserdang sudah menggunakan sanksi. Jadi masing-masing berbeda penindakannnya tergantung mereka mengartikan Pergub itu," tuturnya.
Aris menuturkan masker yang baik untu masyarakat minimal menggunakan masker kain tiga lapis.
"Masker kain tiga lapis yang sebaiknya digunakan masyarakat. Bukan masker scuba," jelasnya.(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jubir-satuan-gugus-percepatan-penanganan-covid-19-sumatera-utara-dr-aris-yudhariansyah.jpg)