Gudang Gas di Siantar Terbakar

Lima Anggota Keluarganya Jadi Korban Kebakaran, Hendra Kie Berdoa di Puing-puing Gudang Gas

Pada Minggu (27/9/2020) siang, Hendra Kie tampak kembali ke rumahnya itu. Ia memanjatkan doa beberapa detik dengan memegang dupa di tangannya.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
HENDRA Kie memanjatkan doa usai lima anggota keluarganya menjadi korban jiwa dari kebakaran yang terjadi di hunian sekaligus lapak usaha gas mereka, Minggu (27/9/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kesedihan terpancar dari wajah Hendra Kie, 35 tahun. Lima anggota keluarganya menjadi korban jiwa dari kebakaran hebat yang menghanguskan rumah sekaligus gudang gas tempat dirinya berwirausaha.

Gudang gas yang berlokasi di Jalan Panyabungan, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, mengalami kebakaran pada Sabtu (26/9/2020) malam, sekitar pukul 19.40 WIB.

Api melahap bangunan sekaligus dua kenderaan yang terparkir di lantai dasar.

Pada Minggu (27/9/2020) siang, Hendra Kie tampak kembali ke rumahnya itu. Ia memanjatkan doa beberapa detik dengan memegang dupa di tangannya.

Kemudian, Hendra yang mengenakan kaos putih dan celana 3/4 itu kembali meninggalkan lokasi kejadian.

Pengakuan Saksi di Lokasi Kebakaran Gudang Gas Siantar: Korban Hampir Selamat, Tapi Masuk Rumah Lagi

Petugas kepolisian sendiri telah memasang garis polisi guna menjaga tempat kejadian perkara terhindar dari tangan jahil warga yang menyaksikan puing-puing sisa kebakaran.

Hendra Kie sendiri saat diwawancarai wartawan di Yayasan Bakti Kesejahteraan Sosial Balai Persemayaman di Jalan Tjokroaminoto Pematangsiantar, menyampaikan ketiga anaknya akan dikremasi siang ini.

"Kalau anak-anak, rencananya akan dimakamkan siang ini, sekitar Pukul 14.00 WIB siang. Kalau bapak sama istri saya, kurang tahu. Nanti menunggu keputusan keluarga," ujarnya saat ditemui wartawan.

Hendra Kie menyampaikan, anggota keluarganya tinggal di lantai dua bangunan gudang. Lantai dasar sendiri menyimpan, menjualbelikan gas berbagai ukuran.

"Saat itu ada gas yang berisi dan nggak berisi. Kalau tinggalnya kami biasa di lantai dua," ujar Hendra.

BREAKING NEWS: Gudang Gas di Siantar Terbakar, Mertua, Menantu dan Tiga Cucu Ditemukan Meninggal

Ia menuturkan saban hari, istrinya, Yanti Yang yang menjadi petugas kasir pada usaha yang dirintisnya beberapa tahun lalu.

"Istri saya juga yang mengantar jemput anak-anak kalau pergi dan pulang les," kenangnya.

Pria yang kehilangan ayah serta istri dan tigsa anak ini mengaku tidak berada di rumah saat peristiwa. Informasi kebakaran itu didapatnya dari kerabat, dan kemudian ia langsung bergegas ke lokasi kejadian.

Dengan wajah pucat dan suara parau, Hendra merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa keluarganya itu.

"Kalau bisa aku menggantikan mereka. Sakit kalilah itu," ucapnya.(alj/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved