Pengunjuk Rasa Bawa Keranda Mayat Saat Demo di Depan Kantor Gubernur Sumut

Massa pendemo menilai Edy Rahmayadi belum mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Sumut.

Penulis: Satia | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/SATIA
PENGUNJUK rasa membawa keranda mayat di depan Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (24/9/2020). 

TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Pengunjukrasa membawa empat keranda mayat ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan.

Keranda mayat yang terbalut kain hitam ini, bertuliskan 'Pejabat Pemprov Sumut Saling Berbagi Dengan Mafia Tanah'. Perihal ini, adalah sebagaimana bentuk kekecewaan masyarakat kepada Pemerintah, terkhusus Gubernur Edy Rahmayadi.

Massa pendemo menilai Edy Rahmayadi belum mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Sumut.
Massa yang melakukan unjukrasa ini, tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu.

Pimpinan Aksi Tao Mindoana Simamora mengatakan, Indonesia adalah negara agraris, cukup kaya raya akan sumber daya alam (SDA).

Indonesia juga terkenal sebagai negara yang mayoritas masyarakatnya hidup sebagai petani.

Demo di Kantor DPRD Sumut, Buruh Perempuan Dirugikan dengan Keberadaan RUU Omnibus Law

Namun, pada kenyataannya, para petani di Indonesia, terkhusus di Sumut tidak mendapatkan kesejahteraan dari pemerintah.

"Semakin lama jumlah petani di Indonesia semakin berkurang. Ketimpangan hidup dan ketidakadilan atas tanah kepada kaum tani adalah masalah utama yang tidak mampu diselesaikan," katanya.

Menurutnya, visi-misinya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tidak sejalan dengan baik pada kenyataannya.

"Mana janji gubernur Edy Rahmayadi yang mau menyejahterakan petani, masyarakat desa," ungkapnya.

Selain masalah terhadap tani, permasalahan sengketa tanah dengan masyarakat juga belum terselesaikan dengan baik. Ia mencontohkan, tanah Eks HGU PTPN II, sampai dengan saat ini masih menjadi perbincangan hangat bagi masyarakat.(wen/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved