Tak Kuat Disiksa Pacar, Wanita ini Nekat Lompat dari Lantai 8 Apartemen dan Alami Koma

Seorang perempuan nekat lompat dari lantai 8 gedung apartemen, lantaran tak kuat disiksa sang kekasih. Kondisinya kini sangat mengenaskan, alami koma.

Fure /Shutterstock
Ilustrasi kekerasan pacar 

Punggung, leher, dan kakinya juga disebut patah.

"Saya dilarikan ke Rumah Sakit Alfred di mana mereka membuat saya koma dan melakukan operasi darurat pada lengan kiri saya karena diamputasi sebagian," kata Georgia.

Hingga kini kondisi Georgia belum sepenuhnya pulih.

Georgia sekarang masih membutuhkan bantuan kursi roda untuk berjalan.

Namun, menurut dokter, hal itu adalah mukjizat untuk Georgia mengingat nyawanya hampir tak tertolong.

"Semua dokter percaya bahwa itu adalah mukjizat bahwa saya bisa bertahan tanpa kerusakan otak," ujarnya.

Georgia kemudian membeberkan alasannya kabur dari sang kekasih.

Ia tidak pernah menyadari betapa dirinya dimanipulasi oleh pacarnya sendiri.

Pacarnya bahkan disebut tak memperbolehkannya keluar dari apartemen.

"Jika saya mencoba meninggalkannya, dia akan duduk di pintu depan dan tidak akan membiarkan saya keluar dari apartemen," katanya.

tribunnews
Gadis asal Australia kabur loncat dari apartemen karena disiksa pacar. (GoFundMe)

Georgia menegaskan kini dirinya merasa aman tinggal dengan keluarganya.

"Ia membuatku merasa seperti dialah satu-satunya orang yang benar-benar mencintaiku ... Aku aman bersama keluargaku dan mendapatkan bantuan yang kubutuhkan," imbuhnya.

Ketika ia mengalami koma, teman-temannya sempat menggalang dana untuk operasinya.

"Ia telah menjalani banyak operasi, tetapi ia masih akan mengalami pemulihan besar-besaran ke depan," tulis penggalang dana melalui situs GoFundMe. (TribunStyle.com/Tiara Susma)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul "Disiksa Pacar, Wanita Ini Nekat Lompat dari Lantai 8, Alami Koma hingga Nyawa Hampir Tak Tertolong"

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved