Skandal Asmara Terlarang Pembantu Presiden: Berhubungan Intim saat Jam Kerja Paksa WIL Aborsi 3 Kali
Skandal asmara terlarang Juru Bicara Kepresidenan diungkap majalah Mirror Media berdasarkan pengakuan seorang mantan pacarnya.
Skandal Asmara Terlarang Pembantu Presiden: Berhubungan Intim saat Jam Kerja Paksa WIL Aborsi 3 Kali
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menerima pengunduran diri Juru Kicara Kantor Kepresidenan Ting Yun-kung Rabu (9/9/2020) setelah skandal seks pembantunya dibongkar media.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari sebelumnya, Ting Yun-kung mengatakan telah mengajukan pengunduran dirinya dan itu telah diterima oleh Presiden Tsai.
Pengunduran diri Ting Yun-kung terjadi setelah majalah Mirror Media berbahasa Mandarin melaporkan bahwa politisi muda partai berkuasa Democratic Progressive Party (DPP) ini mempunyai empat pacar sekaligus saat menjabat sebagai Direktur Biro Informasi Kaohsiung pada tahun 2014.
Padahal saat itu Ting Yun-kung sudah bertunangan dan akan menikah.
Skandal asmara terlarang Ting Yun-kung diungkap majalah Mirror Media berdasarkan pengakuan seorang mantan pacar Ting Yun-kung, yang merupakan reporter stasiun TV pada saat itu.
Mantan pacar Ting Yun-kung mengatakan mereka berhubungan seks beberapa kali di kantornya di Kaohsiung selama jam kerja.
Bahkan pacar Ting Yun-kung sampai hamil tiga kali selama perselingkuhan.
Wanita itu mengaku mengakhiri ketiga kehamilan atas desakan Ting Yun-kung agar tidak mempengaruhi karirnya.
Asmara terlarang ini menyebabkan depresinya kambuh.
Celakanya saat wanita ingin putus dan mulai berkencan dengan sesama reporter pada 2017, Ting Yun-kung menghalangi.
Ting Yun-kung memposting foto-foto intim mereka di media sosial.
Wanita ini akhirnya mengadu kepada Wali Kota Kaohsiung saat itu, Chen Chu.
Wanita melaporkan Ting Yun-kung sudah mengganggu kehidupan pribadinya.
Wali Kota Chen Chu akhirnya menegur Ting Yun-kung dan menyuruhnya untuk menjaga hubungannya dengan wanita di tempat kerja profesional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/skandal-asmara-pembantu-presiden1.jpg)