Kali Pertama Dua Kapal Induk China Latihan Militer Bersama, Kirim Pesan Berbahaya bagi Taiwan

Pakar China sebut kedua kapal induk dapat "menekan Taiwan dari sudut yang berbeda," rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26 bikin AS tak bisa bantu

Editor: Tariden Turnip
twitter
Kali Pertama Dua Kapal Induk China Latihan Militer Bersama, Kirim Pesan Berbahaya bagi Taiwan. Kapal induk pertama China CV 16 Liaoning 

Pakar tersebut mengklaim bahwa gabungan kedua kapal induk akan memberikan PLAN "dorongan signifikan dalam efisiensi dan kemampuan", terutama untuk penyebaran jet tempur.

Melansir The Global Times, pakar angkatan laut China Li Jie yang mengklaim bahwa kedua kapal induk tersebut menjadi andalan saat China "menghadapi tekanan militer dari negara-negara seperti AS di Selat Taiwan dan Laut China Selatan."

Pakar ini kemudian menyebut India sebagai kemungkinan ancaman bagi jalur transportasi laut China.

Jet tempur J-15 berlatih pendaratan di kapal induk CV 17 Shandong
Jet tempur J-15 berlatih pendaratan di kapal induk CV 17 Shandong (china news)

Li mengatakan kedua kapal induk dapat "menekan pulau Taiwan dari sudut yang berbeda," sedangkan rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26 dapat "mengunci pulau itu dan menolak kemungkinan intervensi AS."

Dia menambahkan bahwa mereka dapat memainkan peran penting dalam melindungi jalur transportasi penting seperti Selat Malaka.

Sebenarnya China mencoba mendekati Thailand agar bersedia membangun Terusan Thailand agar aramadanya bisa masuk ke Samudera Hindia tanpa melalui Selat Malaka.

Namun Thailand belum tertarik meski China menawarkan dana dan alutsista murah untuk Thailand.

Sebenarnya latihan militer melibatkan dua kapal induk ini molor dari rencana awal yang semula digelar Agustus.

Selain itu, lokasi penempatan lokasi latihan juga berubah menjadi di Laut Bohai dan Laut Kuning.

Padahal awalnya,  lokasi latihan disebutkan di dekat Kepulauan Dongsha (yang saat dikuasai Taiwan).

Sementara Taiwan bakal menggelar latihan militer pertama di periode kedua Presiden Tsai Ing-wen, dimulai minggu depan pada 14 September.

Tank M60A3 dalam latihan perang 16 Juli 2020
Tank M60A3 dalam latihan perang 16 Juli 2020 (cna)

CNA melaporkan latihan akan diadakan di Pusat Komando Yuanshan selama lima hari dan akan memainkan berbagai variasi dari skenario invasi Tiongkok sebagai bagian dari komponen komputer latihan Hang Kuang.

Xavier Chang, juru bicara Kantor Kepresidenan, mengatakan latihan tanggap krisis militer antar kementerian akan dilakukan oleh unit keamanan nasional dan menteri pertahanan nasional.

Detail yang relevan tidak akan diungkapkan sesuai dengan keamanan nasional.

Sebelumnya Taiwan menggelar latihan perang Han Kuang sejak 13 Juli selama lima hari, yang menampilkan kemampuan Taiwan bertahan bila diserang China.

(taiwannews)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved