BLT PEKERJA Tahap II Rp 600 Ribu Cair Pekan Ini, 3 Juta Rekening Pekerja Diproses, Cek Nama Pekerja

Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau publik lebih mengenal sebagai bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600.000 tahap kedua

Editor: Salomo Tarigan
WARTAKOTA.t r ibunnews.com/Nur Ichsan
Ilustrasi BLT 

T R IBUN-MEDAN.com- 

Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau publik lebih mengenal sebagai bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600.000 tahap kedua akan cair pekan ini.

BLT tersebut khusus untuk karyawan swasta bergaji di bawah Rp 5 juta. 

Daftar Dosa Salmafina saat Jadi Istri Taqy Malik, Dulu Ngotot Minta Cerai, Dicap Bukan Istri Penurut

Kata-kata Ayah Lionel Messi yang Bikin Patah Hati Barcelona, Usai Tiba di Spanyol

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, penyaluran subsidi gaji karyawan tahap kedua kepada 3 juta pekerja masih dalam proses.

"Batch kedua secara sistem sudah diserahkan. Yang kami butuhkan sekarang adalah penyerahan berita acara dan surat pernyataan bahwa data itu adalah benar adanya, data itu valid. Itu yang dibutuhkan sebagai dasar kami untuk melakukan meneruskan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)," kata Ida di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Ida memastikan bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per bulan itu akan tetap disalurkan pada pekan ini.

Pihaknya sudah menerima 3 juta data calon penerima bantuan subsidi gaji (BSU) dari BPJS Ketenagakerjaan.

UPDATE CORONA - Ternyata Sudah 104 Dokter Meninggal akibat Covid-19, Faktor Kelelahan dan Stres

Data yang diterima dari BP Jamsostek ini, menurut Ida adalah calon penerima BSU untuk batch kedua.

“Tadi kita sudah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk 3 juta calon penerima bantuan subsidi gaji/upah. Kita harapkan minggu ini juga bisa cair,” kata Menaker Ida dilansir dari laman resmi Kemnaker, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, data 3 juta yang diterima dari BPJS Ketenagakerjaan tidak lain supaya pada pertengahan September 2020 dapat mencapai target total penerima BSU, yakni sebanyak 15,7 juta orang.

“Memang kami ingin target akhir September itu semua bisa terpenuhi sebanyak 15,7 juta orang. Tahap 1 awalnya kan 2,5 juta, lalu kami perbanyak di tahap 2 menjadi 3 juta. Harapannya semakin banyak temen-temen yang mendapatkan transferan dari pemerintah,” ucapnya.

Adapun proses yang akan dilakukannya sama seperti tahap pertama, yakni setelah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu data tersebut.

“Setelah itu kami akan kirim ke KPPN. Dari KPPN langsung akan di-drop uangnya ke bank HIMBARA ((Himpunan Bank Milik Negara) yang menjadi penyalur program subsidi upah. Dari bank HIMBARA akan langsung ditransfer ke rekeningnya para pekerja yang menerima program ini,” terangnya.

Namun Menaker Ida menyampaikan, pada batch pertama terdapat pekerja yang menyerahkan nomor rekeningnya sudah dalam keadaan tidak aktif.

Hal itu menurutnya sangat menyulitkan pihaknya.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved