KISAH PILU Wanita Penderita Kanker Payudara, Suami Tukang Becak, Tinggal di Rumah Kontrakan
Suamiku saat ini lagi nyari uang entah dari mana-mana, yang penting halal.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Salomo Tarigan
Dia hanya berharap pada uluran tangan orang yang berbelas kasih agar segera dia bisa menjalani perawatan di rumah sakit.
"Aku hanya bisa berdoa agar Tuhan bisa kirimkan orang yang mau membantu saya, penderita kanker payudara ini, sakit menahannya tiap hari," pungkasnya.
Mega Ningsih Menangis, Alami Pendarahan 4 Kali Sehari
Mega Ningsih (46) warga Jalan Veteran Pasar VI, Kawasan Helvetia, harus menahan sakit dari kanker payudara stadium III yang ia derita.
Di depan rumahnya, Minggu (30/8/2020), dia menggelar tikar sambil bercerita bagaimana pergolakan batinnya.
Dia mengawali kisahnya dengan menangis pertanda bahwa dia sangat tertekan dengan kondisinya saat ini.
Terlihat kanker payudaranya membesar dan dia mengatakan bahwa perih saat tersenggol.
Tonton kondisi Mega Ningsih:
Rasa perih tersebut yang membuat dirinya harus mengonsumsi parasetamol atau obat penenang rasa perih setiap harinya.
Dia dengan sabar harus membalut kankernya dengan tisu dan dilapisi dengan kain saat pendarahan.
Pendarahan kankernya tersebut bisa terjadi empat kali sehari, itulah yang membuatnya tidak bisa melakukan apapun di rumah kecuali hanya duduk dan berdoa.
"Harapan saya, semoga cepat sembuh, bisa nyekolahkan anak, membesarkan anak, itulah harapan saya," ujar Mega Ningsih saat disambangi di areal rumahnya di Jalan Veteran, Pasar VI Marelan, Helvetia pada Minggu (30/8/2020).
Dia pun punya trauma tersendiri pergi ke puskesmas karena dia pernah diusir saat meminta pertolongan.
"Saat saya pergi ke sana, saya diusir. Mereka bilang supaya saya ke pusat, saya bilang bahwa saya enggak punya uang, makanya saya ke situ," sambungnya.
Dengan pengalaman itu, Mega Ningsih meminta agar suaminya bekerja agar uang untuk membeli obatnya bisa disanggupi.
"Gimana pun suamiku yang sedang sakit, saya suruh nyari uang lah, agar saya bisa beli obat setiap harinya," lanjutnya.
Dengan penuh harap, dia bermohon kepada setiap orang yang berbelas kasih mau membantunya dalam pemulihan kesehatannya.
"Saya berharap agar ada orang yang bantu," pungkasnya.
(cr3/t r ibun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mega-ningsih-penderita-kanker-payudaranya-saat-disambangi-di-rumahnya.jpg)