Viral Medsos

Suami Main Serong Wanita di Taiwan, Istri Sakit Hati Sampai Rubuhkan Rumah, Nasib Anak Semata Wayang

Keputusan merobohkan rumah tersebut diambil setelah ia mengetahui sang suami yang bekerja sebagai TKI di Taiwan menjalin hubungan dengan wanita lain.

KOMPAS.COM/Akun Facebook Arex Madhion)
Kondisi rumah milik TKI Taiwan asal Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur sebelum dan sesudah dirobohkan. 

TRI BUN-MEDAN.com -  Seorang wanita asal Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, memilih untuk merobohkan rumahnya.

Rumah tersebut diketahui didirikan di atas tanah milik sang mertua.

Keputusan merobohkan rumah tersebut diambil setelah ia mengetahui sang suami yang bekerja sebagai TKI di Taiwan menjalin hubungan dengan wanita lain.

Bagai Pertandingan Bandit! Balasan China Jika AS Berani Batasi Impor Onderdil, Obat Jadi Senjata

Perobohan rumah itu ada yang merekam lalu diunggah ke Facebook hingga kini, video berdurasi satu menit tersebut viral.

Usut punya usut, penyebab TKI asal Madiun merobohkan rumahnya karena cekcok dengan sang suami yang menjalin asmara dengan wanita lain.

Kepala Desa Pucanganom, Hari Prawoto, yang dikonfirmasi Kompas.com (grup SURYA.co.id), Selasa (25/8/2020) siang membenarkan peristiwa itu.

Startup Asal Indonesia Masuk Daftar Health Tech Global Paling Menjanjikan

Ia mengatakan, rumah salah satu warganya berinisial NS yang saat ini menjadi TKI di Taiwan dirobohkan.

Rumah itu dirobohkan oleh istri NS, berinisial TL pada Senin (24/8/2020).

"Rumah itu dirobohkan karena ada masalah rumah tangga dan miskomunikasi kedua pihak.

Pihak desa sudah melakukan mediasi, tetapi tidak ada titik temu,” kata Hari.

Sudah ada kesepakatan

Senada dengan Hari, Ketua RT 011 RW 001 Ngamali menyatakan, perobohan rumah NS setelah ada kesepakatan antara keluarga TL dan keluarga NS.

Rizky Billar Unggah Potret Berdua dengan Lesty Kejora, Ayah Sang Pedangdut Minta Kejelasan

Pihak keluarga TL pun sudah memberitahukan kepada aparat pemerintah setempat untuk membongkar rumah dan seisinya untuk dibawa ke rumah orangtuanya.

"Kemarin yang dibawa genteng, jendela, kayu atap, pintu, kusen.

Dan isi di dalam rumahnya sudah dibawa duluan seminggu yang lalu," kata Ngamali.

Bagai Pertandingan Bandit! Balasan China Jika AS Berani Batasi Impor Onderdil, Obat Jadi Senjata

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved