TRIBUN-MEDAN-BLOGWIKI: 5 Kuliner Tradisional Unik Wajib Dicicipi jika Berkunjung ke Medan
Ada lima kuliner tradisional unik yang wajib dicicipi bila berkunjung ke Kota Medan.
Lemang merupakan makanan tradisional dari bahan beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, sebelum dimasak beras ketan tersebut di letak di dalam bambu dengan beralasakan selembar daun pisang.
Gulungan daun pisang di dalam bambu berisi beras ketan dicampur santan kelapa ini kemudian dibakar sampai matang.
Lemang lebih nikmat di santap hangat-hangat, banyak para pecinta kuliner Medan mengkomsumsi lemang dengan berbeda-beda berdasakan daerah asalnya. Ada yang menikmati lemang dengan ditambahkan selai, kinca, serikaya.
Ada pula dengan cara yang asin, seperti dicampur rendang, telur serta lauk-pauk lainnya. Kemudian ada pula yang menyantapnya dengan buah durian.
Nah, untuk merasakan lemang di Medan, parawisatawan dapat berkunjung ke Jalan Gatot Subroto, dekat bundaran Tugu SIB. Ada sepuluh tenant pedagang lemang di kawasan jalan tersebut, yang beroperasional dari pukul 12.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.
Satu di antara pedagang, Ibu Mis, mengatakan untuk per batang lemang dijual Rp 30 ribuan. Sementara untuk harga selai dan tapainya per bungkus Rp 15 ribuan.
Penganan lemang ini bisa bertahan selama dua hari, jadi wajar banyak wisatawan membawa lemang dari Medan untuk oleh-oleh.
Selain itu, lemang ini juga sering dibuat untuk penganan pesta dan acara keluarga.
3. Putu Bambu
Nah untuk makanan Putu Bambu ini dapat dirasakan di Putu Bambu Asia Sudi Mampir, Jalan Asia Kota Medan. Putu Bambu ini merupakan pedagang putu bambu yang legendaris dan tersohor di Kota Medan.
Sebab, Putu Bambu Asia Sudi Mampir sudah ada semenjak tahun 1969 di Kota Medan dan sekarang dikelola oleh generasi kedua.
Kemudian, Putu Bambu Asia Sudi Mampir selalu ramai dengan pembelinya.
Karena, hampir rata para pembeli mengatakan Putu Bambu Asia Sudi Mampir, merupakan kudapan atau kue putu yang terenak di Kota Medan dan tak ada tandingannya.
Tak hanya itu saja, kudapan putu bambu ini juga terlihat unik dari sebutannya. Karena putu bambu ini merupakan kudapan atau kue tradisional dan melekat ditelinga masyarakat Medan dengan sebutan Putu Bambu.
Sementara, Putu Bambu ini merupakan kue putu yang bahasanya berasal dari bahasa Jawa, yaitu puthu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bika-ambon-1.jpg)