Viral Medsos
Tragedi Maut Sejoli Meninggal Nyaris Sama, Cewek Susul Pacar Selang 9 Jam, Pengendara Masih 19 Tahun
Menurut saksi mata, mobil Pajero Sport warna hitam dengan pelat nomor B 1181 PJE, melaju dari arah Simpang Angkatan 66 ke arah Simpang Patal.
TRI BUN-MEDAN.com - Tragedi maut sejoli meninggal bersamaan tengah menjadi sorotan.
Sang cewek menyusul pacarnya ke hadapan Sang Khalik selang sembilan jam.
Sementara itu, postingan terakhir si cewek menjadi viral.
Keluarga juga bicara soal firasat.
• 8 Selebriti Meninggal dengan Misterius dan Menghebohkan, Ada yang Diduga Korban Mal Praktek
Peristiwa ini terjadi di Palembang.
Sebuah kecelakaan mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan R Soekamto Palembang, Rabu (19/8/2020) sekitar pukul 22.30.
Dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan maut ini.
Dua korban itu bernama Rafliansyah (19 tahun) warga Siring Agung, Ilir Barat (IB) I Palembang dan Tasya Insara (20 tahun) warga Sekip Palembang.
Mereka adalah sepasang kekasih.
Keduanya mengendarai sepeda motor Yamaha R15 dengan pelat nomor BG 4805 ABO.
Korban Rafliansyah meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kemudian Tasya mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Hermina selang sembilan jam, Kamis (20/8/2020).
Sementara seorang korban kecelakaan lainnya bernama Achwaldi Amzah (19 tahun) warga Lorok Pakjo, Ilir Barat (IB) I mengalami luka ringan.
Ia seorang diri mengendarai motor Honda PCX dengan pelat nomor BG 3201 ACM.
• Mengulik Kawah Putih Tinggi Raja di Simalungun yang Mirip Hot Spring Pamukkale di Turki
Menurut saksi mata, mobil Pajero Sport warna hitam dengan pelat nomor B 1181 PJE, melaju dari arah Simpang Angkatan 66 ke arah Simpang Patal.
Sesaat sebelum kecelakaan, saat melintas di depan SPBU, mobil tampak menghindari sepeda motor yang melaju melawan arah.
"Terus mobil itu langsung banting setir ke kanan. Nabrak pembatas jalan, nabrak lampu jalan, masuk ke jalur berlawanan sampai nabrak motor yang dari arah Simpang Patal," kata Indra, seorang saksi mata di TKP, Kamis (20/8/2020).
• Curhat Nora Alexandra, Diminta Netizen Ceraikan Jerinx SID, Langsung Beri Jawaban Menohok
Menurut Indra, ada dua unit sepeda motor yang ditabrak mobil Pajero tersebut.
"Sepeda motornya dua, ada tiga orang korbannya," ujar Indra, dikutip dari SriwijayaPost ( grup TribunJati,com).
Sementara polisi masih memeriksa pengemudi Pajero yang diketahui berinisial HP (17 tahun) warga Bukit Sangkal, Kalidoni.
"Kami masih meminta keterangan pengemudi mobil. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi ke pos laka," kata Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kanit Lakalantas, Iptu Sucipto.
• Pencuri Motor Ini Awalnya Gasak Yamaha Vega, Kemudian Tergiur Lihat Vario, Akhirnya Ditukar
Kesedihan Keluarga
Tono (61) yang merupakan ayah dari Tasya mengatakan sebelum kejadian Tasya sempat pamit dengan ibunya untuk keluar mencari makan.
Dikatakan Tono, kedua orang tua sama sekali tidak merasakan adanya firasat akan ditinggalkan oleh anaknya tersebut.
"Sebelum kejadian itu dia pamit sama ibunya mau mencari makan di luar. Kalau firasat itu sama sekali tidak ada," kata Tono saat ditemui wartawan Sripoku.com di rumah duka, Kamis (20/8/2020).
Tasya sendiri merupakan anak semata wayang dari buah hati Tono dan Hartini.
Sejak lulus SMA, Tasya bekerja di Toko Roti dan berencana akan melanjutkan kuliah.
"Tidak tau lagi harus bagaimana, saat di rumah sakit aja kaki ini sudah lemas tidak lagi harus bagaimana," kata Tono.
Tasya pun sering berbagi cerita kepada orang tuanya jika dirinya bercita-cita ingin menjadi arsitek.
Karena kecelakaan yang menimpanya semalam, cita-cita Tasya pun hanya tinggal kenangan.
Sementara itu, teman Tasya yang mendatangi rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban mengatakan tidak menyangka korban pergi secepat itu.
"Aku teman SD-nya, akhir-akhir ini memang sering aktif kumpul kami. Tidak menyangka kalau Tasya pergi secepat itu. Dia orangnya baik dan mudah bergaul," kata salah satu temannya.
• Gelar Wisuda Daring Periode II, UINSU Luluskan 474 Wisudawan Melalui Zoom
Foto dan Postingan Terakhir Tasya
Sebelum terlibat kecelakaan, Tasya sempat mengunggah postingan melalui Instagram Story.
Tak ada yang menyangka jika unggahan itu adalah kali terakhir sebelum Tasya berpulang.
Pada unggahan Insta Story terdiri dari dua buah foto.
Foto pertama yang diunggah yakni foto dirinya tengah menyeruput secangkir minuman.
Saat itu Tasya mengenakan pakaian biru dongker dan jilbab putih.
• Ketua Taekwondo Medan Beri Tali Asih Atlet yang Lolos Kejurnas
Pada unggahan kedua terdapat sebuah foto berupa suasana di sebuah tempat makan.
Pada keterangan foto tersebut ditulis oleh Tasya dirinya tengan di lokasi Seblak Nampol.
Tak hanya mengunggah Insta Story mengenai kegiatan dan lokasinya malam itu, Tasya juga memposting foto dirinya di Instagram.
Namun, tak ada keterangan yang disertakan oleh Tasya hanya berupa stiker bintang.
• Indahnya Air Terjun Siluman di Langkat meski Debit Air Bisa Hilang Tiba-tiba
Setelah mengetahui kejadian kecelakaan yang menimpa Tasya, teman-temannya di sosial media Instagram turut memberikan komentar berupa bela sungkawa.
"Insyaallah semoga allah kasih tempat yang selayaknya untuk tasya surga menunggu mu dek," tulis akun @nikoboywin_.
"Innailahiwainnailahirojiun semoga allah kasih tempat yang layak bagimu disana tasya," tulis akun
febriani_mell29.
Sementara di laman Facebooknya bernama Tasya Insyara hanya terlihat dirinya memperbarui foto profilnya pada 12 Juni lalu.
• Terapkan Protokol Kesehatan, Lokasi Wisata Sawah Lukis Batasi Jumlah Pengunjung
Pengendara masih 17 tahun
Mobil Pajero Sport yang menewaskan Tasya dan kekasihnya ternyata dikemudikan HD yang masih berusia 17 tahun.
Rupanya, sebelum kejadian, HD meminjam mobil itu pada orangtuanya.
Ia berniat mengantar teman pasang kawat gigi atau behel.
Namun nahas, di jalan, mobil HD menabrak korban yang tengah mengendarai motor Yamaha R15.
Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Panit Lakalantas Iptu Sucipto.
"Mobil ini milik orang tua HD yang dipakai untuk pergi dengan temannya."
"Para penumpang mobil kabarnya habis pasang kawat gigi," kata Sucipto.
Saat diperiksa, lanjut Sucipto, HD membawa kelengkapan surat kendaraan seperti STNK dan memiliki SIM.
Begitu diamankan di Mapolrestabes Palembang, orangtua HD telah datang mengunjunginya.
Saat awak media meminta izin wawancara HD, Sucipto mengungkapkan yang bersangkutan masih syok karena karena peristiwa kecelakaan tersebut.
"Saat ini kondisi HD tidak bisa diwawancarai karena sedang syok," kata Sucipto.
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Tasya Insara Susul Sang Pacar, Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Maut di Jalan R Soekamto Palembang dan Tribunstyle.com dengan judul Isi Unggahan Terakhir Tasya Insara Sebelum Meninggal Susul Sang Pacar, Waktu Kematian Selang 9 Jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tragedi-maut-sejoli-meninggal-bersamaan-sang-cewek-susul-pacar-selang-9-jam.jpg)