Update Data COVID-19 di Sumatera Utara hingga 21 Agustus 2020, Total Berjumlah 5.978 Orang
Dari total 70 pasien yang sembuh dari paparan virus Corona di Sumut, sebanyak 26 orang di antaranya merupakan warga Deliserdang.
"Update data COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 21 Agustus 2020, pasien konfirmasi bertambah 21 kasus baru dengan total berjumlah 5.978 orang."
TRIBUN-MEDAN.com - Kabupaten Deliserdang menjadi daerah penyumbang pasien sembuh dari Covid-19 di Sumut hari ini, Jumat (21/8/2020).
Dari total 70 pasien yang sembuh dari paparan virus Corona di Sumut, sebanyak 26 orang di antaranya merupakan warga Deliserdang.
Angka ini mengalahkan Kota Medan sebanyak 17 orang, diikuti Simalungun 5 orang, Binjai 2 orang, Humbang Hasundutan 1 orang dan 19 orang dari luar Sumut.
Untuk penambahan kasus positif, Kota Medan untuk pertama kalinya hanya menyumbangkan 1 pasien dari total 21 orang se-Sumut.
Sementara terbanyak disumbangkan, Pematangsiantar dan Simalungun sebanyak 6 pasien, Asahan 2 pasien, Tapanuli Tengah, Karo, Gunung Sitoli masing-masing 1 orang. Serta tanpa domisili sebanyak 3 orang.
Untuk pasien meninggal berasal satu masing dari Kota Medan dan Kabupaten Simalungun.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan
menerangkan bahwa total pasien terpapar virus Corona berjumlah 5.978 orang di Sumut.
"Update data COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 21 Agustus 2020, pasien konfirmasi bertambah 21 kasus baru dengan total berjumlah 5.978 orang," ungkapnya.
Warga mengikuti swab test Covid-19 gratis di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan (18/8/2020) lalu. USU bekerja sama dengan Balai Teknik Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Sumatera Utara menggelar swab test Covid-19 secara gratis untuk 300 peserta yang berlangsung selama 18-19 Agustus 2020. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Angka positif terkonfirmasi Covid-19 tersebut hasil dari 32.338 spesimen sampel yang telah diuji di laboratorium.
Sampel untuk hari ini dilakukan terhadap 443 orang.
Peningkatan lebih tinggi terjadi pada pasien sembuh dari virus corona yaitu bertambah sebanyak 70 orang.
"Pasien meninggal dunia akibat positif virus corona bertambah 2 orang menjadi 271 orang. Sementara pasien sembuh total menjadi 2.983 orang," tutur Whiko.
Untuk pasien suspek atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan 16 orang dalam sehari.
"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap berjumlah 573 Orang," ungkap Whiko
Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.
"Kita dapatkan beberapa kali melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara. Yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan. (HO/t r i b u n medan)
Whiko membeberkan masifnya pemeriksaan ini sebagai cara menuju tatanan hidup baru (new normal life) yang akan direalisasi di seluruh kabupaten/kota di Sumut.
"Hal ini sebagai salah satu syarat formal yang akan dipenuhi yang di antaranya transmisi Covid-19 dan kemampuan sistem kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengisolasi para penderita Covid-19. Pemerintahan provinsi Sumatera Utara ekstra hati-hati menetapkan kebijakan new normal setelah mendapatkan masukan dari para pakar dan akademisi," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.
"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," beber Whiko.
"Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," pungkasnya.
(vic/tribunmedan.com)
• 1 Lagi Pejabat Positif Covid-19, Kadis Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit Dirawat di Medan
• Lagi-lagi IDI Berduka, dr Jhon Edward F Sipayung Meninggal, Diagnosis Covid-19, Begini Penjelasannya
• Lagi-lagi Dokter di Sumut Meninggal karena Corona, IDI Cabang Medan Sebut Sudah 8 Dokter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kunjungan-ketua-tim-gtpp-covid-19-sumut-edy-rahmayadi-di-posko-tim-gtpp-covid-19-deli-serdang.jpg)