SOSOK Bocah Gendong Jenazah Adik, Korban Bom Atom Nagasaki, Foto Diambil Fotografer Marinir AS

Foto anak misterius itu diambil di Nagasaki oleh fotografer Marinir AS Joe O'Donnell, yang meninggal pada tahun 2007

Editor: Salomo Tarigan
Foto Almarhum Joe O'Donnell, Fotografer Angkatan Laut AS
Seorang bocah menggendong jenazah adiknya berusia 1 tahun, korban bom Atom Nagasaki 

T RI BUN-MEDAN.com -

Peristiwa bom atom Nagasaki 75 tahun lalu tepatnya 9 Agustus 1945 masih menyisakan misteri terkait foto kemanusiaan seorang bocah yang menggendong adiknya berusia 1 tahun yang telah meninggal dunia.

Pasangan Bobby Nasution di Pilwako Medan dari Gerindra, Bocoran Djarot S Hidayat Jelang Pengumuman

Hingga kini nama sang bocah belum juga diketahui.

"Saya sempat bertemu dan bicara dengan bocah tersebut, tetapi saya tak tahu namanya, tidak tanya," kata Masanori Muraoka (85), seorang penulis buku catatan bom Nagasaki, yang berusaha memproyeksikan keinginannya untuk perdamaian kepada anak yang tidak dikenal itu.

Foto anak misterius itu diambil di Nagasaki oleh fotografer Marinir AS Joe O'Donnell, yang meninggal pada tahun 2007 pada usia 85 tahun.

Anak laki-laki itu terlihat berdiri sambil menggendong tubuh adiknya berusia satu tahun yang telah meninggal dan diikat ke punggungnya, menunggu dikremasi.

Ketika gambar itu dipublikasikan pada tahun 1989, Muraoka menyadari bahwa dia ingat wajah bocah itu.

Muraoka pertama kali bertemu dengan bocah itu di Sekolah Dasar Nasional Zenza (sekarang Sekolah Dasar Zenza yang dikelola kota), pada musim semi 1945, dan mereka bermain bersama di beberapa kesempatan.

Bocah dari Nagasaki yang menggendong adiknya yang telah meningga dunia. Hingga kini tidak diketahui siapa nama bocah tersebut.
Bocah dari Nagasaki yang menggendong adiknya yang telah meningga dunia. Hingga kini tidak diketahui siapa nama bocah tersebut. (Foto Almarhum Joe O'Donnell, Fotografer Angkatan Laut AS)

Muraoka tidak tahu namanya, tapi melihat pakaian dan bentuk tubuhnya yang mirip dengan anak di foto itu.

Muraoka berusia 11 tahun ketika bom dijatuhkan di Nagasaki.

Dia ingat bertemu dengan anak laki-laki itu lagi setelah kejadian tersebut, di gunung di belakang rumahnya.

Dia mengatakan bocah laki-laki itu sedang menggendong bayi berusia sekitar 1 tahun di punggungnya.

Bocah misterius itu mengucapkan kepada Muraoka, "Ibuku tidak ada di sini."

Lalu Muraoka menjawab, "Mungkin dia sedang mencari mu."

Anak laki-laki itu kemudian mengalihkan pandangannya dan turun dari tempat ketinggian.

Pertamina-Kejati Sumut Teken MoU untuk Amankan Operasional

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved