Rianto Simbolon Tewas Bersimbah Darah, 2 Pelaku Pembunuhan di Pangururan Ditangkap Polisi
Benar, kurang dari 24 jam kami telah berhasil menangkap pelaku sebanyak dua orang di sekitar Desa Tanjung Bunga,
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Salomo Tarigan
"Nanti saja setelah semua tertangkap ya, mungkin langsung disampaikan oleh pimpinan identitas para tersangka," kata dia.
Terbaru Suhartono mengatakan, hingga saat ini polisi telah menangkap empat pelaku, masing-masing BS (27), TS (30), PS (41), JS (60) yang merupakan warga Desa Sijambut Kecamatan Ronggur Ni Huta.
"Masih ada 2 pelaku lagi yang kami buru,"ujar Suhartono.
Sebelumnya dua tersangka ditangkap pada Minggu 9 Agustus Sore hari dari Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan.
Kemudian polisi kembali menangkap 2 tersangka lainnya dari Kecamatan Ronggur Ni Huta pada Senin 10 Agustus 2020.
Kepala Desa Sijambur Judiman Naibaho berujar, korban benar perangkat desanya dan menjabat sebagai Kepala Dusun II Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Nihuta.
"Dalam sehari-harinya dia orangnya baik dan tidak arogan dan selama ini selalu bekerja sesuai dengan tupoksinya," tuturnya.
Almarhum Rianto Simbolon meninggalkan tujuh orang anak dan satu orang istri yang sebelumnya telah meninggal dunia tahun lalu.
"Dan dia itu seorang raja adat dan parhata juga parbulang yaitu Siboan Harajaon Simbolon Suhutnihuta," ucap dia.
Judiman Naibaho menilai, korban diketahui tidak pernah mempunyai persoalan dengan keluarganya atau mempunyai persoalan tanah atau lainnya.
Selain menjabat Perangkat Desa Rianto Simbolon yang akrab disapa Pak Menanti warga di Huta Sosor Simbolon, Desa Sijambur ini sehari-hari berprofesi sebagai petani.
(Jun-t ri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-rianto-simbolon-41-dusun-ii-desa-sijambur-kecamatan-ronggur-nihuta.jpg)