Presiden Prancis Jadi Sasaran Amuk Warga Lebanon saat Kunjungi Lokasi Ledakan Maha Dahsyat, Ada Apa?

PRESIDEN Perancis, Emmanuel Macron berkunjung ke lokasi ledakan besar di kawasan pelabuhan Kota Beirut, Lebanon, Kamis (6/8/2020).

AP Photo/Thibault Camus, Pool
Presiden Perancis, Emmanuel Macron mendengarkan seorang penduduk saat dia mengunjungi jalan yang hancur di Beirut, Lebanon, Kamis 6 Agustus 2020. Presiden Perancis Emmanuel Macron telah tiba di Beirut untuk menawarkan dukungan Perancis kepada Lebanon setelah ledakan pelabuhan yang mematikan itu. 

Lalu, ia juga menyampaikan peringatan bahwa "jika reformasi tidak dilakukan, Lebanon akan terus tenggelam."

Ada janji bantuan internasional yang luas kepada Lebanon, tetapi negara ini sekarang telah terperosok dalam krisis ekonomi yang parah dan menghadapi tantangan yang menakutkan dalam pembangunan kembali.

Tidak jelas seberapa besar dukungan komunitas internasional akan menawarkan pemerintahan yang terkenal korup dan disfungsional.

Kerugian dari ledakan itu diperkirakan oleh Gubernur Beirut Marwan Abboud antara 10 miliar dollar AS (Rp 146,4 triliun) hingga 15 miliar dollar AS (Rp 219,6 triliun), dan hampir 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Ada kemungkinan bencana ledakan besar tersebut juga mempercepat penyebaran infeksi Covid-19, yang saat ini sedang mewabah di hampir seluruh dunia.

Lalu, menyebabkan ribuan orang berbondong-bondong membanjiri rumah sakit.

Puluhan ribu orang harus tinggal bersama kerabat dan teman setelah rumah mereka rusak, yang semakin meningkatkan risiko penyebaran virus corona.

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Kunjungi Lokasi Kejadian Ledakan Besar Lebanon, Presiden Perancis Jadi Sasaran Pelampiasan Emosi Warga

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved