Pasangan Asner-Susanti Borong Parpol di Pilkada, Wali Kota Siantar Hefriansyah: Apa Mau Dikata?

Langkah politik Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah menjadi yang paling ditunggu-tunggu dalam Pilkada Pematangsiantar pada Desember 2020 mendatang.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ALIJA
WALI Kota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Langkah politik Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah menjadi yang paling ditunggu-tunggu dalam Pilkada Pematangsiantar pada Desember 2020 mendatang.

Pasalnya, sejauh ini belum ada satu pun partai politik yang mendukung figur satu ini. 

Ketika ditanyakan mengenai langkah politiknya melalui pesan Instagram, Hefriansyah yang aktif bermedia sosial ini terkesan pasrah.

"Bagaimana langkah politik awak rupanya adinda? Kan adinda udah lihat hiruk-pikuknya bagaimana?," jawab Hefriansyah.

Disinggung pasangan Asner Silalahi-Susanti yang sudah mengantongi banyak dukungan dari partai politik, Hefriansyah pun memberikan respons.

"Begitulah kenyataannya adinda. Apa mau dikata," ujarnya.

Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada Siantar jalur partai politik dibuka pada 4-6 September 2020 mendatang.

Adapun sebelumnya, pasangan perorangan yakni Ojak Naibaho dan Efendi Siregar dinyatakan gugur oleh KPUD Pematangsiantar.

Pasangan berjuluk OKE itu dinyatakan gugur lantaran tak melampirkan hasil dukungan perbaikan hingga batas waktu yang ditentukan.

Di sisi lain, pasangan Asner Silalahi dan dr Susanti Dewayani semakin mantap menuju Pilkada Pematangsiantar.

Tak tanggung-tanggung, pasangan ini sudah mengantongi dukungan dari 7 partai politik, yakni Hanura, Demokrat, PKPI, PAN, Golkar, Nasdem dan PDIP.

Artinya, Asner-Susanti memeroleh dukungan 27 dari 30 perwakilan dewan di DPRD Pematangsiantar.

Terkait langkahnya begitu superior dalam meraih dukungan partai politik dibanding petahana Hefriansyah, Asner menyampaikan hanya melakukan komunikasi berjenjang dan berkelanjutan dengan parpol.

"Bahwa ini adalah politik. Politik membutuhkan komunikasi. Saya berkomunikasi dengan semua partai mulai dari tingkat kota, provinsi sampai pusat," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved