Breaking News

Beli Lamboghini dari Uang Bantuan COVID-19, Pria Tabrakan hingga Penipuannya Terbongkar

Pelaku juga menghabiskan beberapa ribu dollar untuk situs kencan, perhiasan, pakaian, dan menginap di hotel mewah daerah Miami Beach.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Beli Lamboghini dari Uang Bantuan COVID-19, Pria Tabrakan hingga Penipuannya Terbongkar. Lamborghini Huracan 

BELI mobil mewah Lamborghini dari uang bantuan COVID-19, pria  ini tabrakan hingga semua kedoknya terbongkar.

Pria di Florida, AS, diciduk setelah diduga terlibat penipuan dana bantuan virus corona hampir 4 juta dollar AS (Rp 58 miliar).

Berdasarkan keterangan penegak hukum Senin (27/7/2020), lelaki itu menggunakan sebagian uangnya untuk membeli mobil Lamborghini dan barang mewah lainnya.

Dalam rilis laporan kriminal yang dilayangkan, pria bernama David T Hines itu setidaknya mendapatkan tiga dakwaan atas perbuatannya.

Yakni melakukan penipuan terhadap bank, memberi keterangan palsu atas lembaga finansial, dan melakukan transaksi yang melanggar hukum.

David T Hines, ditangkap aparat setempat, setelah melakukan penipuan untuk menggondol dana bantuan virus corona, dengan uangnya dihabiskan membeli mobil Lamborghini hingga perhiasan.
David T Hines, ditangkap aparat setempat, setelah melakukan penipuan untuk menggondol dana bantuan virus corona, dengan uangnya dihabiskan membeli mobil Lamborghini hingga perhiasan. (MIAMI-DADE COUNTY CORRECTIONS AND REHABILITATION DEPARTMENT via New York Post)

Pada April, Hines bergabung dengan sejumlah pengusaha lain mencari bantuan keuangan dari Program Perlindungan Pembayaran,  program pinjaman  untuk membantu pengusaha tetap beroperasi dan membayar gaji selama pandemi virus corona.

Dalam aplikasinya, Hines mengaku mengoperasikan empat perusahaan  dengan 70 karyawan dan memiliki pengeluaran bulanan $ 4 juta.

Keempat perusahaan yang diklaim Hines adalah Unified Relocation Solutions LLC, Promaster Movers Inc, Cash In Holdings LLC, dan We-Pack Moving LLC.

Pada bulan berikutnya, Hines mulai menerima uang dari program pinjaman.

Dia menerima tiga pembayaran sejumlah $ 3.984.557, menurut pihak berwenang.

Ketika uang itu masuk, Hines terus mengajukan permintaan untuk dana lebih banyak.

Akhirnya, permintaannya mencapai $ 13.542.741, kata para pejabat.

Namun ternyata catatan keuangan Hines, menunjukkan ada belanja besar-besaran meliputi perhiasan mewah, pakaian mahal, kunjungan ke resor di Miami Beach dan pengeluaran untuk situs web kencan, kata para pejabat.

"Tampaknya tidak ada pengeluaran tujuan bisnis untuk sebagian besar, jika tidak semua, dari pengeluaran ini," kata Bryan Masmela.

Pengacara Hines, Chad Piotrowski, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kliennya adalah "pemilik bisnis sah yang, seperti jutaan orang Amerika, menderita secara finansial selama pandemi" dan "ingin menceritakan kisahnya ketika saatnya tiba. ”

Lamborghini Huracan yang dibeli Hines
Lamborghini Huracan yang dibeli Hines (miami herald)

Hines melakukan dua pembayaran pada Mei sebesar $ 30.000 untuk seseorang yang terdaftar sebagai "Ibu," kata para pejabat.

Pada bulan yang sama, ia membayar lebih dari $ 4.000 ke Saks Fifth Avenue.

Pada bulan Juni, Mr. Hines membayar lebih dari $ 7.000 ke Setai Hotel di Miami Beach, dan $ 8.500 kepada perusahaan perhiasan Graff.

Pembelian terbesar tampaknya telah dilakukan pada 18 Mei, ketika Hines membeli Lamborghini biru dengan harga $ 318.497 (setara Rp 4,7 miliar) di Miami Beach Utara, kata para pejabat.

Dia mendaftarkan kendaraan dengan nama dan salah satu bisnisnya.

Pengeluaran bulanan untuk perusahaan Hines rata-rata sekitar $ 200.000, jauh di bawah yang dia klaim pada aplikasi pinjaman federal.

Faktanya, tidak ada catatan bisnis Hines; Unified Relocation Solutions LLC, Promaster Movers Inc., Cash In Holdings LLC, dan We-Pack Moving LLC.

Kejahatan Hines terungkap setelah Lamborghini milik Hines terlibat insiden tabrak lari 11 Juli lalu.

Dilaporkan Miami Herald, penyelidik federal langsung mencurigai Lamborghini milik Hines.

Kepolisian Miami disebut sudah menyita kendaraan tersebut, di mana proses penyidikannya bakal diambil alih oleh petugas federal.

Hines ditangkap pada Jumat (24/7/2020), dan dilepaskan setelah membayar jaminan sebesar 100.000 dollar AS (Rp 1,4 miliar).

Dia diizinkan tinggal bersama ibunya selama di tubuhnya dipasang alat GPS, dengan sidangnya dijadwalkan digelar pada 14 Oktober mendatang.

Sebagian artikel dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Pria Ini Beli Lamborghini Pakai Dana Bantuan Virus Corona AS"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved