Kasus Covid-19 Kembali Merebak di China, Karantina 400.000 Warga Kota Anxin
Seorang profesor kesehatan masyarakat dari Capital Medical University, Cui Xiaobo, mengatakan, kepanikan yang besar tidak diperlukan.
Seorang profesor kesehatan masyarakat dari Capital Medical University, Cui Xiaobo, mengatakan, kepanikan yang besar tidak diperlukan.
"Saya pikir (situasi di wilayah Anxin) tidak terlalu menakutkan; tidak perlu panik," ujarnya.
"(Anxin) tidak sepadat (populasinya) Beijing, tempat itu relatif jarang penduduknya. Sepanjang penduduknya tidak berkerumun dalam jumlah yang besar, seharusnya tidak masalah," lanjutnya.
Cui juga memperingatkan bahwa karantina total berdampak besar terhadap perekonomian.
"Ekonomi dan pemulihan ekonomi adalah sebuah proses. Sekali sebuah kota dikarantina total, proses tersebut akan berhenti, dan hal itu akan semakin membuat sulit untuk memutar roda kembali," tambah Cui.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Positif Covid-19 Melonjak, China Karantina 400.000 Warga Kota Anxin"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-yang-mengenakan-masker-terlihat-di-luar-pasar-grosir-xinfadi.jpg)