Cerita Wisudawan Terbaik UINSU Vanny Fadilla Jalani Wisuda Virtual, Sibuk Cek Wifi daripada Make Up

Menjadi wisudawan terbaik tidak pernah terlintas di benak Vanny Fadilla, selama bertahun-tahun menjalani perkuliahan.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Vanny saat memberikan pidato kelulusan sebagai mahasiswa terbaik dalam wisuda ke-73 secara virtual melalui Zoom, Senin (29/6/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjadi wisudawan terbaik tidak pernah terlintas di benak Vanny Fadilla, selama bertahun-tahun menjalani perkuliahan.

Dara asal Kisaran ini menjadi lulusan terbaik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan jurusan Perbankan Syariah angkatan 2016 dengan menyelesaikan masa studi 3,5 tahun.

Vanny bersama lulusan lainnya mengikuti prosesi wisuda secara virtual melalui aplikasi Zoom pada Senin (29/6/2020).

Baginya, wisuda secara virtual ini menjadi momen yang tak terlupakan.

Perasaannya campur aduk lantaran tidak dapat menikmati momen wisuda serentak secara tatap muka.

"Ini jadi sedih dan senang campur aduk. Namanya wisuda tentu semua orang ingin momen ini menjadi sakral, namun karena pandemi ini kita harus diwisuda secara online," ungkap Vanny kepada Tribun Medan.

Meski begitu, ia tak kecewa. Terlebih, Vanny didapuk sebagai wisudawan terbaik.

"Proses virtual ini tidak mengurangi hikmat dan esensi wisuda sesungguhnya. Jadi wisudawan terbaik juga tidak pernah terpikir, senang dan tentu bersyukur kepada Allah dan orang tua, dosen juga. Ini mungkin rezeki saya, tapi di luar sana pasti banyak prestasi mahasiswa lain di luar sana," tuturnya.

BREAKING NEWS: Disebut Covid-19, 11 Warga Gugat Gugus Tugas Pematangsiantar ke Pengadilan

TERKINI Sudah Tembus Seribu Orang Pasien Aktif Positif Covid-19 di Sumut

Gara-gara Minum Cairan Hand Sanitizer, 3 Orang Tewas dan 1 Buta

Berbeda dengan momen wisuda pada umumnya yang harus tampil cantik dengan make up khas wisuda lengkap dengan kebaya, Vanny menuturkan lebih mempersiapkan teknis jaringan daripada make up.

"Kalau persiapan jelang wisuda tadi saya tidak ada make up seperti wisuda pada umumnya. Mengingat ini wisuda online, saya hanya menyiapkan secara teknis seperti laptop dan wifi. Karena kita tidak tahu waktu pelaksanaan berapa lama, jadi jaga-jaga untuk persiapan teknis agar berjalan lancar wisuda online ini," jelasnya.

Pada prosesi wisuda, gadis kelahiran 8 September 1998 ini terpilih untuk mewakili mahasiswa memberikan pidato kelulusan di hadapan pihak rektor dan penonton secara live streaming melalui youtube resmi UINSU.

Baginya, tidak ada sesuatu yang didapat secara gampang. Vanny juga berbagi tips untuk para mahasiswa yang kini masih berjuang untuk belajar secara daring.

Sadisnya Polisi India, 15 Menit Buka Toko saat Jam Malam, Ayah dan Anaknya Tewas Dianiaya dalam Sel

Wali Kota Surabaya Menangis Tersedu, Bersujud Memeluk Kaki Dokter, Ternyata Ini Penyebabnya?

"Untuk teman-teman yang berjuang untuk wisuda, harus fokus dan selalu berupaya yang terbaik. Setiap pelajaran yang diberi dosen diulang untuk dipelajari lebih dalam lagi. Dan satu lagi harus pro aktif di dalam kelas," ucapnya.

Vanny sendiri aktif dalam organisasi intrakampus yaitu Dewan Mahasiswa FEBI (Dema FEBI) dan mampu menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi.

Ke depannya, Vanny berniat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

"Ingin lanjut S2, karena ketika kita hidup tidak berhenti yang namanya proses belajar. Jadi ingin lanjut ke pendidikan yang lebih baik lagi ke depannya. Ingin coba ambil ITB untuk Ekonomi Syariah, semoga Allah berkehendak agar menjadi rezeki saya. Kalau tidak, ingin ambil di UINSU lagi karena di sini juga ada jurusan yang saya inginkan," tutur Vanny.

(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved