Seorang Suku Anak Dalam Tewas, Kepalanya Kena Tembakan Senjata Sendiri, Dugaan Baru Pulang Berburu
Informasi yang didapat, Mandri baru saja pulang dari berburu. Ini seperti kebiasaan dari SAD yang sejak lama telah melakukan aktivitas berburu.
5. Meninggal di lokasi
Benny warga sekitar menyebut kejadian tersebut cukup mengejutkan bagi warga dan pengguna jalan sebab korban langsung meninggal di lokasi.
Darah berceceran di lokasi kejadian.
6. Warga tak berani menolong
Awalnya, tidak ada warga yang berani menolongnya karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan.
Tak berapa lama kemudian, polisi datang untuk mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko.
"Meninggal tertembak sejato dio dewek," kata Benny, Jumat (26/6).
Menurut dia, SAD tersebut baru pulang dari berburu, sebab pakaiannya sedikit kotor.
"Berburu dak dapat, kalau dapat ado hasilnyo," imbuhnya.
Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Dhadhag Anindito, membenarkan bahwa yang meninggal merupakan SAD.
“Menurut keterangan beberapa saksi di TKP bahwa korban ini terjatuh dari kendaraan yang ia bawa sendiri. Dan saat terjatuh, senjata yang ia bawa meletus hingga mengenai tubuh bagian kepala korban” katanya.
(*)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Jambi dengan judul : 6 FAKTA Tewasnya Warga Suku Anak Dalam yang Kepalanya Kena Tembakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sad-tewas-tertembak.jpg)