VIRALKAN Wuhan di Medsos, Bongkar Fakta Virus Corona, Seorang Jurnalis Wanita Ditangkap di China

Seorang jurnalis warga (citizen jurnalist) asal China ditangkap oleh aparat China.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
South China Morning Post
Zhang Zhan, mantan pengacara yang ditangkap aparat China 

Kala itu, ia menyiarkan secara langsung soal kondisi Wuhan melalui platform media sosial Twitter, YouTube, dan lainnya.

Twitter dan YouTube sendiri diblokir di China.

SAMSUNG - Daftar Lengkap Harga Handphone Samsung Bulan Juni 2020, Berikut Rinciannya

Zhang juga menulis sebuah artikel yang kritis terhadap tanggapan pihak berwenang terhadap wabah di Wuhan.

Dalam tulisannya itu, Zhang mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang melanggar hak asasi manusia.

Dia juga mempertanyakan apakah pihak berwenang telah menutupi parahnya wabah dan membahas soal penyensoran media mainstream.

Djarot Saiful Akui Ditunjuk Jadi Plt Ketua PDIP Sumut Gantikan Japorman Saragih

Tetapi ayahnya mengatakan, ia prihatin dengan keputusan sang putri untuk menjadi jurnalis warga di Tiongkok.

Lepas Jabatan Ketua PDIP Sumut, Japorman Saragih Dinilai Banyak Berjasa Bagi Kemajuan Partai Banteng

Ia merasa pesimis apakah hal yang dilakukan sang putri itu dapat mendorong perubahan.

Bahkan, ia mengibaratkan hal yang dilakukan putrinya itu seperti "menghancurkan telur di atas batu".

Selain Zhang, ada tiga jurnalis warga lainnya yang dikabarkan menghilang di Wuhan.

Li Zehua, yang juga dikenal dengan Kcriss Li muncul kembali di media sosial pada akhir April setelah dia menghilang selama hampir dua bulan.

Sejak saat itu, Li mengatakan bahwa dirinya ditahan di pusat karantina di Wuhan dan kemudian dikirim ke fasilitas isolasi di kota asalnya.

Chen Qiushi, mantan pengacara hak asasi manusia yang menjadi jurnalis video melakukan perjalanan ke Wuhan pada akhir Januari melaporkan situasi yang memburuk.

Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui.

Begitu pula dengan vlogger terkenal, Fang Bin.

PRESIDEN Joko Widodo Minta Polisi Tidak Terlalu Sensitif Menanggapi Gurauan dan Hoaks-hoaks Ringan

Seorang teman keluarga mengatakan kepada South China Morning Post bahwa ibu Chen tidak dapat ditemui sejak bulan lalu.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved