Seorang Gadis 16 Tahun Meninggal Dunia Setelah Digilir 8 Pria, Korban Dicekoki Pil Eksimer
Seorang gadis berusia 16 tahun digilir oleh 8 pria meninggal dunia satu hari setelah pemerkosaan itu berlangsung.
"Kemudian, korban meminta pil kuning (eksimer) sebelum melakukan persetubuhan dan juga meminta uang Rp 100 ribu per orang untuk bisa menyetubuhinya," tambahnya.
Kemudian SU pergi mencari pil eksimer tersebut dan membelinya sebanyak tiga butir.
Setelahnya, pelaku lain langsung mecekoki korban dengan tiga butir eksimer.
Korban lantas kehilangan kesadaran dan langsung dirudapaksa pelaku secara bergilir.
"Akibat kejadian tersebut korban sakit dan pada tanggal 26 Mei 2020 dibawa ke Rumah Sakit Khusus Jiwa Darma Graha Serpong," ucap Efri.
Terkait pengakuan pelaku itu, polisi masih mendalaminya untuk memastikannya.
"Pengakuan para tersangka, kalau korban yang meminta pil eksimer dan uang. Itu perlu kami kaji. Korban sudah meninggal, ini tidak terkonfirmasi," kata Efri.
Korban meninggal, sempat sakit
Beberapa waktu setelah kejadian, korban mengalami sakit hingga meninggal dunia.
Efri mengatakan, korban sempat merasakan sakit seluruh tubuh sebelum meninggal dunia pada Kamis (11/6/2020).
Dikatakannya bahwa ketika itu korban sempat merasa tubuhnya lemas.
"Pascakejadian itu korban mengalami sakit beberapa waktu seperti lemas, bicara cadel, kemudian jalannya pincang-pincang," ujar Kapolsek Pagedangan.
Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban itu.
"Ya saya belum bisa memastikan (penyebabnya), itu harus ada ahli yang bisa memeriksa. Yang jelas setelah kejadian dia sakit," terangnya.
Untuk diketahui bahwa korban tinggal bersama neneknya setelah kedua orang tuanya berpisah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulan-pemerkosaan.jpg)