Pasien Covid-19 Terus Bertambah di Sumut, Pemerintah Pusat Kirim Bantuan APD Sebanyak 5.000 Set

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemerintah Pusat terus mendukung kinerja tenaga kesehatan di Sumatera Utara

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke kardus yang berisi Alat Pelindung Diri (APD) saat tiba di Bandara Lanud Soewondo, Medan, Senin (22/6/2020). BNPB mengirimkan 5000 set APD untuk tenaga medis di sejumlah rumah sakit rujukan di Provinsi Sumatera Utara yang menangani pasien Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemerintah Pusat terus mendukung kinerja tenaga kesehatan di Sumatera Utara dalam menjalankan tugas untuk merawat pasien- pasien berstatus PDP maupun yang mengidap virus corona.

Jubir GTPP Covid-19 Mayor Kes dr Whiko Irwan mengatakan bentuk dukungan itu salah satunya adalah kembali mengirimkan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 5.000 pieces untuk keperluan tenaga kesehatan dalam proses penanganan pasien covid-19.

"Kita kembali dapat kiriman APD dari pusat, kemarin. Ada sebanyak 5 ribu dalam 125 Koli yang diangkut menggunakan pesawat TNI AU di Lanud Soewondo Medan dan sudah diserahterimakan pada gugus tugas bidang kesehatan provinsi Sumut," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020) sore.

Dr Whiko mengatakan mulai hari Selasa ribuan APD tersebut sudah didistribusikan kepada seluruh rumah sakit rujukan yang menangani kasus covid-19.

Selain itu, APD juga turut didistribusikan kepada dinas kesehatan kabupaten/kota se Sumatera Utara. Distribusi APD tersebut dilakukan agar peralatan dalam penanganan covid-19 tetap tercukupi.

"Kiriman APD ini rutin. Ini kiriman ke-12 dari pusat dan akan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit rujukan," terangnya.

Lebih lanjut kata Whiko, alat pelindung diri yang digunakan petugas kesehatan pasti akan selalu dibutuhkan selama penderita covid-19 masih ada di wilayah Sumut.

Untuk itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara selalu berkoordinasi dengan pusat dalam pengadaan alat pelindung diri.

"Ini kan seperti kita lihat jumlah pasien positif masih melonjak. Ya pasti APD butuh terus. Terkait distribusi bantuan APD dari pusat rata-rata hampir 1-2 minggu sekali," kata Whiko.

Dari 33 kabupaten/kota di Sumut hanya tinggal 7 wilayah yang kini masih berstatus zona hijau atau nihil pasien positif covid-19.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan grafik peningkatan.

Mengutip data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Selasa (23/6/2020) petang, tercatat sebagian besar kabupaten/kota di Sumut sudah terdapat kasus pasien positif mengidap covid-19.

Dari 33 kabupaten/kota di Sumut hanya tinggal 7 wilayah yang kini masih berstatus zona hijau atau nihil pasien positif covid-19.

Sedangkan 10 kabupaten/kota di Sumut saat ini berstatus zona merah, dan 16 daerah kini berada pada zona kuning.

Secara geografis, 7 kabupaten/kota di Sumut yang kini masih Zero kasus positif covid merupakan wilayah yang berada di sebelah barat yakni Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Nias Utara, serta Kabupaten Pakpak Bharat.

 HEBOH Uang Perpisahan Rp 220 Ribu di SD Negeri Simalungun, Kepsek: Kesepakatan Komite dan Wali Murid

 WASPADA, Episentrum Penularan Covid-19 di Medan Bergeser ke Dua Kecamatan Ini

 Deretan Kasus yang Dikomandoi John Kei, Mulai Kerusuhan di Maluku hingga Kasus Ampera Berdarah

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved