TERNYATA China Sudah Lama Rencanakan Serangan ke India, Diungkap Intelijen Amerika Serikat
Sejauh ini betrokan antara India dan China di lembah Galwan, Ladakh menyita perhatian dunia.
"Konsekuensi dari keputusan ini sangat mendalam, ini bukan kemenangan militer Tiongkok," pejabat Intelijen AS mengatakan.
Selama berbulan-bulan Amerika, telah meyakinkan India untuk tidak menggunakan teknologi buatan China.
Setelah betrokan 15 Juni, India mengubah sikapnya dan sepenuhnya membatasi ketergantungan pada pasokan dan modal dari China.
Intelijen AS mengatakan, Jenderal Zhao secara pribadi memimpin penyerangan di lembah Galwan.
Jenderal Zhong lahir tahun 1955 di Heilongjiang, dan mendaftar pasukan militer pada usia 16 tahun pada 1999, dan menjadi Kepala Staf Daerah Militer Tibet.
Pengalamannya dalam lingkungan pertempuran dataran tinggi membuatnya menjadi komandan perang pada tahun 2016.
Jenderal Zhao dianggap sebagai tokoh di belakang ketegangan antara India dan China, sejak 2017.
Sementara itu, berbicara masalah betrokan China dan India, presiden Donald Trump ikut angkat bicara.
Dia mengatakan, "Itu adalah situasi yang sangat sulit, Kami sedang bernegosiasi dengan India dan China, mereka mengalami masalah besar, kami akan membantu mereka." (*)
Artikel ini sudah tayang di Intisari.Grid.Id dengan judul Intelijen AS Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Bentrokan China-India, Tak Disangka China Sudah Lama Rencanakan Serangan ke India Demi Tujuan Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tentara-india-berdarah-darah.jpg)