Pemakaman Anak Dibunuh Ayah di Medan

ISAK Tangis Keluarga Sambut Jenazah Dua Bocah Dibunuh Ayah Tiri, Nenek Lemas Tak Menyangka

Sejumlah warga menyampaikan permohonan, agar pelakunya dihukum seberat-beratatnya.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: M.Andimaz Kahfi

ISAK Tangis Keluarga Sambut Jenazah Dua Bocah Dibunuh Ayah Tiri, Nenek Lemas Tak Menyangka

TRI BUN-MEDAN.com, Medan - Jenazah dua bocah yang diduga dibunuh oleh ayah tirinya akan segera dimakamkan, Senin (22/6/2020).

Warga mulai berdatangan dan saling berbisik tentang kehidupan keluarga dua bocah bersama orangtuanya.

Sejumlah warga menyampaikan permohonan, agar pelakunya dihukum seberat-beratatnya.

Karena terlalu sadis dan tak berprikemanusiaan saat menghabisi nyawa kedua bocah tersebut.

Nenek kedua bocah, Muini (55) mengatakan, bahwa dirinya tidak tahan saat jasad cucunya ditemukan di areal tempat sampah.

"Aku lihat cucuku, aku enggak tahan," kata Muini saat disambangi di rumah duka, Senin.

"Aku enggak sanggup lihatnya," sambungnya.

Beberapa saat kemudian, jenazah kedua bocah datang dan tiba di rumah.

Suasana sontak berubah, keluarga sangat sedih dan tangisan pecah dari segala penjuru saat melihat jasad kedua bocah tak berdosa itu tiba.

Warga semakin banyak mengerubungi lokasi kejadian.

Bahkan isak tangis masih terdengar jelas, saat sembari jasad kedua bocah akan dimandikan.

"Mereka berdua kami tahu dah dibunuh karena ada pesan ayah tirinya," pungkasnya.

Untuk diketahui, penemuan kedua mayat berawal dari pesan WhatsApp yang diterima Fathulzanah yang merupakan ibu kandung kedua jenazah dari suaminya bernama Rahmadsyah.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, pelaku yang merupakan ayah tiri korban, mengakui perbuatannya dengan dugaan pembunuhan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved