Prarekonstruksi Ayah Bunuh 2 Anak Tiri

Begini Trik Polisi Kecoh Masyarakat di Lokasi Prarekonstruksi, Tersangka Peragakan 17 Adegan

Proses prarekonstruksi kasus pembunuhan dua anak kecil yang dilakukan ayah tiri di Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan, akhirnya rampung

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Prarekonstruksi kasus pembunuhan dua anak kecil yang dilakukan ayah tiri di Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan, Senin (22/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Proses prarekonstruksi kasus pembunuhan dua anak kecil yang dilakukan ayah tiri di Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan, Senin (22/6/2020), akhirnya rampung.

Sejak pukul 13.05 WIB para personel Polsek Medan Kota telah berjaga di rumah TKP pembunuhan.

Namun, karena antusias yang tinggi dari masyarakat menyebabkan polisi kewalahan hingga akhirnya membuat skema pengecohan.

Tersangka Rahmadsyah (30) awalnya didatangkan sekitar pukul 15.19 WIB dengan menggunakan baju tahanan oranye Polsek.

Namun, beberapa menit kemudian tersangka kembali dimasukkan ke dalam mobil untuk dipulangkan.

Berikutnya polisi menyebutkan kepada masyarakat bahwa prarekonstruksi dibatalkan supaya ratusan warga segera membubarkan diri.

Cara tersebut berhasil. Warga setempat yang berkerumun di lokasi praprekonstruksi akhirnya berpulangan.

Sekitar pukul 16.10 WIB tersangka yang disamarkan pakai jaket hitam akhirnya berhasil masuk.

Proses prarekonstruksi pun dilakukan penyidik Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan bahwa ada 17 adegan yang dilaksanakan pada prarekonstruksi pembunuhan hari ini.

Ia menjelaskan, ada dua titik lokasi prarekonstruksi yaitu di TKP pembunuhan dan TKP pembuangan mayat.

"Ada dua titik kita laksanakan di tempat lokasi pembunuhan di rumah tersangka sendiri dan di lokasi pembunuhan di samping lorong rumahnya," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa motif dari pelaku Rahmadsyah adalah karena sakit hati kepada kedua anaknya.

Riko menjelaskan, bahwa pelaku sakit hati karena anaknya menyebut meminta ayah baru pada saat nonton tv bersama pada Jumat (19/6/2020) malam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved