Masinton Pasaribu Mencecar Novel Baswedan: Apa-apa Presiden, Jangan Lebay

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan meminta supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan terhadap penegakan hukum

Kolase KOMPAS.COM/WALDA MARISON/Youtube KompasTV
Kolase Penyidik senior KPK, Novel Baswedan (kiri) dan Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu (kanan). Novel Baswedan mendesak supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan terhadap penegakan hukum di tanah Air. (Kolase KOMPAS.COM/WALDA MARISON/Youtube KompasTV) 

Novel Baswedan mengaku berharap banyak kepada Jokowi dan mendesak supaya turun tangan untuk memberikan pengaruh terhadap kasus ini.

TRI BUN-MEDAN.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan meminta supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan terhadap penegakan hukum di Tanah Air.

Novel Baswedan juga meminta supaya kasus yang menimpa dirinya bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

Dilansir TribunWow.com, Novel Baswedan mengaku merasa ada kejanggalan setelah keluarnya putusan dari jaksa penuntut umum (JPU) yang hanya memberikan tuntutan 1 tahun penjara kepada kedua terdakwa.

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan dalam tayangan Kompas Petang, Sabtu (13/6/2020).
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan dalam tayangan Kompas Petang, Sabtu (13/6/2020). (Youtube/KompasTV)

Dalam tayangan Kompas Malam, Sabtu (13/6/2020), Novel Baswedan meminta supaya momen ini bisa digunakan untuk memperbaiki penegakan hukum yang berlaku.

"Catatan bagi kita semua semoga ini bisa menjadi upaya perbaikan, saya tidak tahu perbaikannya akan seperti apa," ujar Novel Baswedan.

Novel mengaku berharap banyak kepada Jokowi dan mendesak supaya turun tangan untuk memberikan pengaruh terhadap kasus ini.

Dirinya tidak ingin Jokowi hanya berdiam menyaksikan penegakan hukum yang kacau.

"Tetapi tentunya dalam kesempatan ini saya juga mendesak kepada bapak Presiden apakah akan tetap membiarkan apakah terus kemudian akan turun untuk membenahi masalah-masalah seperti ini," pinta Novel.

Novel lantas mengingatkan kembali kepada Jokowi bahwa kasus ini sempat menjadi perhatian besar dan mengatakan akan mengusut tuntas dan memberikan hukuman yang tegas kepada pelaku.

Ia meminta supaya hal itu benar-benar ditunjukkan saat ini setelah keluarnya tuntutan yang begitu ringan.

"Bukankan sejak awal Bapak Presiden memberikan perhatian soal ini, tapi kemudian mempercayakan kepada aparatur yang sedang bekerja," terang Novel.

"Bukankah sudah sangat cukup alasan untuk menunjukkan bahwa aparatur bekerja dengan bermasalah di sana sini," pungkasnya.

Masinton: Apa-apa Presiden, Jangan Lebay

Sementara itu dalam kesempatan lain, Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu meminta supaya Novel Baswedan tidak berlebihan dalam menyikapi hal ini.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved