JAWABAN PLN, Tagihan Listrik PLN Melonjak padahal Tidak Ada Kenaikan Tarif

Setelah ramai soal listrik gratis beberapa waktu lalu. Kali ini, orang membicarakan tarif listrik yang melonjak

Editor: Salomo Tarigan
Kompas.com
Meteran Listrik pln 

TRI BUN-MEDAN.com -

Perusahaan Listrik Negara (PLN) jadi sorotan lagi. Setelah ramai soal listrik gratis beberapa waktu lalu

Kali ini, orang membicarakan tarif listrik.

PESAN GUBERNUR Edy Rahmayadi pada Wali Kota/Bupati terkait Persiapan Normal Baru (New Normal)

SPESIFIKASI Xiaomi Redmi Note 9 dan Pro, Harga Mulai 2 Jutaan, Harga HP Xiaomi Terbaru Bulan Juni

//

Tarif listrik tak naik, tapi mengapa tagihan listrik bisa  membengkak?

Naiknya tagihan listrik bulan Juni 2020 menimbulkan pertanyaan.

Pasalnya, PLN mengaku tidak menaikkan tarif dasar listrik.

BERITA POPULER: Istri Malu Suami PNS Selingkuh Minta Dipecat, Aksi Bocah 2 Tahun Silver Man

Banyak masyarakat yang mengeluhkan naiknya tagihan listrik selama pandemi Covid-19.

Bahkan, berdasarkan pantauan Kompas.com di platform media sosial Twitter, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan tagihan listrik pada Juni 2020 melonjak hingga 2 kali lipat.

PLN gangguan sebabkan listrik padam
PLN gangguan sebabkan listrik padam (Kompas.com/Shutterstock)

Merespons hal tersebut, PT PLN (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik selama pandemi Covid-19.

Direktur Human Capital Manajemen PLN Syofvie Felianti Roekman menilai, salah satu alasan membengkaknya tagihan sejalan dengan meningkatknya konsumsi listrik selama kebijakan beraktivitas dari rumah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan.

Bahkan, Syofvie mengaku tagihan listriknya melonjak hingga 100 persen selama pandemi Covid-19.

"Tagihan saya juga naik, tidak cuma 60 persen tapi 100 persen. Tapi karena AC menyala, semua beraktivitas di rumah," tutur Syofvie dalam Konferensi Pers Virtual, Sabtu (6/6/2020).

Selain itu, PLN menjelaskan, dalam dua bulan terakhir PLN menggunakan penghitungan rata-rata dari tiga bulan terakhir penggunaan untuk menentukan besaran tagihan listrik.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, pada tagihan listrik bulan April dan Mei, sebagian pelanggan ditagih pembayarannya menggunakan rata-rata. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya lonjakan penghitungan tagihan rekening listrik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved